Jakarta, NAWACITApost.com – Panitia Pentahbisan Gereja BNKP Jemaat Depok melakukan pertemuan dengan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham), Prof. Yasona H. Laoly di kantor Kemenkumham untuk membicarakan berbagai hal yang berkaitan dengan pelayanan di BNKP Depok pada Selasa, (23/05/23). Dalam pertemuan tersebut dihadiri sejumlah pengurus Gereja diantaranya Pdt. Ketetapan Nehe (ketua majelis), Fatimano Zebua S.Sos (Ketua BPMJ), Kompol Otoli Mendrofa (Ketua BPPJ), Yosafati Daeli, SKM (Ketua pembangunan) dan Lattreiyan Hia, SH (Ketua Panitia Pentahbisan Gereja BNKP Jemaat Depok) dan beberapa Orangtua, Majelis dan panitia lainnya.
Dalam pertemuan tersebut, perwakilan BNKP Depok menyampaikan rencana pentahbisan/peresmian Gereja BNKP Depok dan meminta kehadiran dan kesediaan waktu Bapak Yasona H. Laoly sekaligus meminta arahan dan masukan dari beliau.
Menurut keterangan yang disampaikan oleh Fatimano Zebua, S. Sos, "pertemuan dengan Bapak Yasona H. Laoly sudah lama direncanakan dan diagendakan namun karena kesibukan beliau, akhirnya baru hari ini kami berkesempatan diterima di kantor dengan penuh sukacita dan terlebih-lebih lagi arahan, motivasi-motivasi yang disampaikan kepada panitia dapat menambah semangat baru bagi kami panitia," ujarnya.
-
Sementara Kompol (Purn) Otoli Mendrofa, mengaku bahwa Bapak Yasona H. Laoly selama ini sangat perhatian di BNKP Depok dan apapun kegiatan BNKP Depok selalu beliau dukung, "inilah kesan kami yang tidak bisa kami lupakan," ujarnya.
Yosafati Daeli, SKM menambahkan, "pentahbisan gereja BNKP Depok sudah menjadi program Majelis bersama panitia pembangunan tahun ini, ini adalah agenda besar dan target BNKP Depok tahun 2023 bahkan sudah digaungkan ketika Pak Ephorus BNKP melakukan visitasi di BNKP Depok tanggal 29 Januari 2023 panitia sudah menyampaikan secara lisan rencana pentahbisan/peresmian BNKP Depok, namun demikian manusia yang merancang tuhan yang menentukan, kita serahkan saja kepada tuhan, rencana Tuhan selalu indah pada waktunya," katanya.
Dalam keterangan pers yang disampaikan Lattreiyan Hia, SH yang biasa dipanggil Ama Leanor menjelaskan bahwa agenda pertemuan hari ini dengan Bapak Yasona H. Laoly merupakan pertemuan khusus untuk meminta kesediaan beliau hadir dan pada peresmian Gereja BNKP Depok bersama Ephorus BNKP dan Walikota Depok, "itulah sebabnya kami datang untuk menyesuaikan waktunya beliau, karna rencana pentahbisan/peresmian tersebut akan juga dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat Nias. Selain itu juga kami merencanakan melakukan audiesi kepada Wakil Menteri Keuangan Prof. Suahasi Nazara untuk meminta kehadirannya pada acara tersebut, termasuk para Kepala Daerah Bupati-Walikota/Wakil se-kepulauan Nias dan tokoh-tokoh Nias lainnya kita mengharapkan semua hadir. Ini sebagai ungkapan rasa syukur dan sukacita kita bersama, karena gereja ini selesai dibangun tidak terlepas atas dukungan seluruh masyarakat Nias di perantauan. Semoga rencana ini berjalan dengan baik dan Tuhan memberikan kemudahan dan lancar mohon doanya," ujar Hia.