Kamis, 4 Juni 2026

Guna Mempercepat Swasembada Pangan, Wamen Kemendagri Bima Aria Tinjau Pembangunan Pengerukan Sungai Desa Bolang Karawang

Photo Author
Nurjayakbe, Nawacita Post
- Kamis, 9 Januari 2025 | 15:10 WIB
Wakil Menteri Mendagri Bima Aria saat meninjau lokasi sungai yang akan di keruk di Desa Bolang Kecamatan Tirtajaya Kabupaten Karawang
Wakil Menteri Mendagri Bima Aria saat meninjau lokasi sungai yang akan di keruk di Desa Bolang Kecamatan Tirtajaya Kabupaten Karawang

Karawang,NAWACITAPOST.COM - Wakil Menteri Dalam Negeri (Kemendagri) Bima Aria mendatangi serta meninjau lokasi pembangunan pengerukan sungai yang ada di desa Bolang Kecamatan Tirtajaya Kabupaten Karawang.

Guna mensalurkan melalui Menteri PUPR di daerah untuk Swasembada Pangan yang utamanya adalah membangun irigasi untuk luas areal sawah 200 ribu hektar.

Adapun lahan irigasi yang menjadi targetnya akan dibangun tahun ini dan saya cek di lapangan kondisinya seperti apa dari Desa Bolang ini ya saya menemukan data data dan fakta fakta bahwa terjadi pendangkalan.

Kemudian kurang pemeliharaan keberadaan air yang menyebabkan produksi panen berkurang, tentu ini akan kita sampaikan dan kita akan cek datanya.

Mudah-mudahan tahun ini bisa termasuk yang diperbaiki yang dibangun yang pertama yang kedua kalau irigasi dibangun tetapi tidak ada yang mengatur untuk pemeliharaan.

Maka untuk pembagian airnya setiap musim tanam ke sawah perlu ada menghidupkan kembali peran dari ulu-ulu. Sungai irigasi yang dulu masuk settingan suasana pangan di Indonesia.

"Saya langsung komunikasikan telepon dari pak menteri Desa, untuk segera mungkin akan duduk bersama Menteri Pertanian dilaporkan kepada presiden untuk menghidupkan kembali peran ulu-ulu ", ucapnya

Sementara itu, Kadis Pekerjaan Umum Pernukiman Rakya (PUPR) Kabupaten Karawang Rusman , mengatakan jumlah irigasi yang harus di adakan penggerukan akibat terjadinya pendangkalan cukup banyak.

Namun kita belum bisa menghitung total anggaran, ya kurang lebih 100 M, secara usulan kita sudah mengusulkan jumlah anggaran untuk perbaikan dan pengerukan sungai tersier .

Adapun soal pekerjaan itu tergantung kepada pihak kementrian PUPR semuanya. Dapat dilihat dari Kementrian PUPR sudah menyediakan kurang kebih 220 T untuk se - indoenesia.

" Dan itu tidak hanya untuk irigasi saja tetapi untuk pertanian dan segala macam", pungkasnya (Nurjaya Bachtiar)

Editor: Nurjayakbe

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Terkini