Kamis, 4 Juni 2026

Viral! Wanita Dikeroyok dan Ditelanjangi Satu Keluarga Secara Brutal di Jakut, Ini Kronologinya

Photo Author
Safriana syahra, Nawacita Post
- Rabu, 8 Januari 2025 | 11:49 WIB
Wanita Dikeroyok dan Ditelanjangi Satu Keluarga Secara Brutal di Jakut
Wanita Dikeroyok dan Ditelanjangi Satu Keluarga Secara Brutal di Jakut

NAWACITAPOST.COM - Sebuah keluarga di kawasan Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, diamankan polisi setelah terlibat dalam kasus pengeroyokan dan pelecehan terhadap seorang wanita berinisial ER (41).

Keluarga tersebut terdiri dari seorang ibu berinisial K (41) serta empat anaknya, yaitu dua pria berinisial EWH (21) dan BPD (22), serta dua wanita berinisial CDK (16) dan VS (22).

Kelima pelaku ditangkap kurang dari 24 jam setelah peristiwa pengeroyokan yang terjadi pada Minggu (5/1/2025).

Menurut AKP Wan Deni Ramona, Kanit Resmob Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara, tindakan para pelaku tidak hanya mencakup kekerasan fisik, tetapi juga pelecehan berupa upaya menelanjangi korban di depan umum.

"Insiden ini terjadi pada Minggu, 5 Januari. Berdasarkan video yang beredar, terdapat dugaan pengeroyokan disertai pelecehan terhadap korban," ujar Wan Deni pada Selasa (7/1/2025).

Baca Juga: Menhub Korsel Nyatakan Siap Mundur Usai Kecelakaan Pesawat Jeju Air Yang Tewaskan 179 Orang

Dugaan sementara, insiden ini dipicu oleh kecemburuan akibat dugaan perselingkuhan antara korban dan suami salah satu pelaku.

"Motif pengeroyokan ini dipicu rasa cemburu karena korban diduga menjalin hubungan dengan suami pelaku," ungkap Wakasat Reskrim Polres Jakarta Utara, AKP Lukman. Kejadian tersebut berlangsung di Jalan Pluit Selatan II sekitar pukul 01.00 WIB.

Tidak hanya dianiaya, ER juga dipermalukan di depan umum. Pakaian korban dilucuti secara paksa oleh para pelaku, seperti terlihat dalam video yang menjadi bukti.

"Korban dikeroyok, dan dalam video terlihat celana korban ditarik paksa," jelas Lukman.

Akibat kekerasan tersebut, ER mengalami luka serius, termasuk memar di wajah, pelipis, dan alis. Polisi masih memeriksa kelima pelaku yang berpotensi ditetapkan sebagai tersangka dalam waktu dekat.

Editor: Safriana syahra

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini