Kamis, 4 Juni 2026

Puncak KTT Ke-42 ASEAN, Presiden Joko Widodo Sambut Para Pemimpin ASEAN

Photo Author
adekurniawan, Nawacita Post
- Rabu, 10 Mei 2023 | 16:40 WIB
Presiden Joko Widodo Sambut Para Pemimpin ASEAN
Presiden Joko Widodo Sambut Para Pemimpin ASEAN

 

NAWACITAPOST.COM - Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-42 ASEAN resmi digelar hari ini, Rabu 10 Mei 2023, momentum tersebut merupakan puncak-nya.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi menyambut kedatangan para pemimpin ASEAN yang digelar di Hotel Meruorah, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Pada momentum itu, satu per satu pemimpin ASEAN yang tiba bersalaman dengan Presiden Jokowi di lobi Meruorah setelah melewati jajar pasukan kehormatan.

Para pemimpin yang hadir antara lain Perdana Menteri Kamboja Hun Sen, dilanjutkan Perdana Menteri Laos Sonexay Siphandone, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, dan Presiden Filipina Ferdinand R. Marcos Jr.

Setelah itu tiba Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah, diikuti Perdana Menteri Timor-Leste Taur Matan Ruak, dilanjutkan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong, lalu Deputi Perdana Menteri Thailand Don Pramudwinai, dan Perdana Menteri Vietnam Pham Minh Chinh.

Dalam kesempatan itu, para pemimpin kemudian berfoto bersama dengan Presiden Jokowi.

Selepas itu, Presiden Jokowi mempersilakan para pemimpin untuk menuju ke ruang tunggu naratetama untuk menandatangani buku tamu satu per satu.

Setelahnya, Presiden Jokowi dan para pemimpin ASEAN melakukan sesi foto bersama.

Selesai berfoto bersama, Presiden Jokowi mengajak para pemimpin ASEAN untuk menuju Komodo Ballroom di Meruorah Convention Center dengan berjalan kaki.

Di tempat tersebut, Presiden Jokowi akan memimpin upacara pembukaan dan sesi pleno KTT ke-42 ASEAN tahun 2023.

Untuk diketahui, keketuaan Indonesia pada ASEAN tahun 2023 mengusung tema "ASEAN Matters: Epicentrum of Growth".

Tema tersebut bermakna, pertama "ASEAN Matters", yaitu bagaimana Indonesia dan keketuaannya tetap menjadikan ASEAN relevan dan penting tidak hanya bagi rakyat Indonesia, melainkan juga rakyat ASEAN dan di luar kawasan.

Sementara, "Epicentrum of Growth" bermakna Indonesia ingin lebih mengapitalisasi posisi ASEAN sebagai pusat pertumbuhan ekonomi yang berpotensi lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi dunia.  (****)

Editor: adekurniawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini