Jakarta, NAWACITAPOST.com – Saat Kahiyang Ayu menikah dengan Bobby Nasution, Rabu 8 November 2017 di Solo. Presiden Jokowi meminta Jenderal TNI (Purn) Moeldoko menjadi ketua panitianya.
Baca Juga : Moeldoko-Yasonna Laoly, Dua Pengawal Supremasi Hukum di Pemerintahan Jokowi
Secara detail dan cermat, Moeldoko mempersiapkan pernikahan anak kedua dan satu-satunya putri dari pasangan Jokowi dan Iriana dengan penuh ketulusan dan selalu melaporkan perkembangan acara menuju pernikahan kepada Jokowi dan Iriana.
Mulai dari dekorasi, makanan dan minuman, tamu undangan, dan tentu masyarakat yang membludak serta keamanan diperhitungkan dengan telaten oleh seorang Moeldoko. Acara pernikahan adiknya Gibran dan kakaknya Kaeaseng itu pun berlangsung sukses.
Panglima TNI ke-18 (30 Agustus 2013 -8 Juli 2015) ini tak berpikir, usai menjadi ketua panitia mendapatkan apa-apa dari Presiden Jokowi. Tetapi, dua bulan kemudian, tepatnya Januari 2018. Kakek dari Jan Etrhes itu memintanya menduduki jabatan Kepala Staf Presiden (KSP) hingga sekarang.
Kemiripan Moeldoko ternyata dialami Erick Thohir biasa disapa Etho, Bedanya, Etho menjadi ketua panitia pernikahan anak bungsu pasangan Presiden Jokowi dan Iriana, 10 Desember 2022, Klaten dan Solo, setelah Erick menjabat Menteri BUMN.
Etho pun mempersiapkan acara hajatan besar berformat keterlibatan rakyat dengan penuh perhitungan ketelitian dan ketepatan.
Acara pernikahan Kaesang dan Erina pun berlangsung sukes. Sejumlah tamu dan tokoh penting dari dalam dan luar negeri hadir.
Bukan hanya itu, rakyat pun dilibatkan dalam acara tersebut. Hal itu berkat sentuhan dan tangan dingin Etho.
Tiga bulan setelah hajatan pernihakah tersebut, Erick meminta doa dan restu untuk maju dalam pemilihan Caketum PSSI kepada Jokowi. Hasilnya Etho pun terpilih dan menjadi Ketum PSSI periode 2022 - 2027.
Kedua pemimpin pilihan Jokowi bukan hanya tepat menyelesaikan pekerjaan bangsa, tetapi hasil kinerjanya luar biasa. Hal ini membuat Presiden Jokowi dimanapun berada dalam kunjungan ke daerah dan luar negeri, selama Moeldoko dan Etho berada di Indonesia, persoalan dan PR bangsa, selesai dengan sasaran yang tepat.