Kamis, 4 Juni 2026

Gibran Rakabuming dan KSP Ali Mochtar Tanggapi Ganjar Pranowo Tolak Timnas Israel di Piala Dunia U-20

Photo Author
adekurniawan, Nawacita Post
- Senin, 27 Maret 2023 | 10:43 WIB

 

NAWACITAPOST.COM - Walikota Solo, Jawa Tengah, Gibran Rakabuming turut menanggapi pertanyaan Ganjar Pranowo Tolak Timnas Israel di Piala Dunia U-20 2023.

Putra Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming mengatakan bahwa tugas sebagai tuan rumah hanya menyiapkan yang terbaik untuk gelaran sepakbalo bertaraf internasional itu.

Meski begitu, Gibran Rakabuming tetap menghormati Ganjar Pranowo sebagai senior di PDI Perjuangan.

"Monggo, silakan. Saya menghargai semua pendapat dari para gubernur," ujar Gibran Rakabuming kepada awak media, belum lama ini.

Lebih lanjut, saat ditanya terkait sikap pribadinya, Gibran Rakabuming hanya menjawab diplomatis.

"Urusan Israel saya kembalikan lagi kepada para pimpinan. Tugas saya sebagai tuan rumah hanya menyiapkan venue saja," katanya.

Pada kesempatan itu, Gibran Rakabuming mengatakan bahwa kota Solo telah siap untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.

Pasalnya, saudara kandung Kaesang Pangarep itu, Gibran Rakabuming telah melakukan perbaikan di Stadion Manahan serta fasilitas pendukung berstandar FIFA atau internasional.

“Kita pastikan tamu-tamu bisa datang ke solo dalam keadaan aman nyaman dan pertandingan berjalan dengan baik,” papar Gibran Rakabuming.

Selain Gibran Rakabuming, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin juga turut menanggapi pertanyaan Ganjar Pranowo.

Menurutnya, seluruh negara di dunia tidak ada yang bersikap seperti Indonesia dalam membela Palestina.

“Adakah satu di dunia yang memiliki sikap seperti Indonesia, sejak zaman Soekarno yang begitu getol berada di barisan terdepan untuk memperjuangan hak Palestina atas kebiadaban Israel? Tidak ada!,” ujar Mocthar.

Selanjutnya, Ali Mocthar mengatakan, bukan berarti sikap Indonesia membela Palestina luntur begitu saja saat Piala Dunia U-20.

“Sikap Indonesia, bukan berarti World Cup U-20 dilaksanakan di Indonesia. Kemudian sikap Indonesia untuk membela Palestina dalam hal hak politiknya untuk kemerdekaan, ini amanah konstitusi,” ungkapnya.

Dengan momentum itu, Ali Mochtar mengimbau agar tidak mencampur aduk urusan olahraga dan politik.

“Jadi tidak boleh dicampuradukan antara urusan olahraga dengan urusan politik luar negeri Indonesia. Ingat kalimat ku baik-baik,” pungkas Ali Mochtar. (****)

Editor: adekurniawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini