Kamis, 4 Juni 2026

Imam Besar Masjid Istiqlal Buka Suara Soal Larangan Buka Puasa Bersama Pejabat Pemerintah

Photo Author
adekurniawan, Nawacita Post
- Jumat, 24 Maret 2023 | 21:03 WIB

 

NAWACITAPOST.COM - Imam Besar Masjid Istiqlal, KH Nasaruddin Umar turut menanggapi larangan buka puasa bersama bagi pejabat pemerintahan.

KH Nasaruddin Umar mengatakan larangan itu untuk memberi contoh kesederhanaan di bulan suci Ramadhan.

Berdasarkan imbauan Presiden Joko Widodo (Jokowi), KH Nasaruddin Umar, ingin mengajak pejabat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menerapkan gaya hidup sederhana.

"Jangan sampai mendemonstrasikan kelebihan-kelebihan yang Allah berikan kepada kita di bulan suci Ramadan," ujar KH Nasaruddin Umar saat peluncuran 'program buka puasa pelayan dua tanah suci Raja Salman Bin Abdul Aziz' di Jakarta, Jumat (24/3/2023).

"Ini bulan Ramadan ini kan kita perlu menunjukkan kesederhanaan, low profil apa adanya," sambungnya.

Meskipun ada larangan dari Presiden Jokowi, KH Nasaruddin Umar turut mendukung kebijakan tersebut.

Hal itu dikarenakan agar para pejabat diminta untuk bisa mengendalikan diri dengan tak melakukan sesuatu hal yang kontras pada Ramadhan.

"Jadi di satu sisi Ramadhan kita diminta untuk mengendalikan diri," ujarnya.

KH Nasaruddin Umar menambahkan ada sesuatu yang sebaiknya kontras dengan bulan Ramadhan itu sendiri.

"Jadi, saya kira tentu kita harus mengambil aspek-aspek positif," ujar KH Nasaruddin Umar.

Pada kesempatan itu, KH Nasaruddin Umar memaparkan larangan buka puasa tersebut bukan serta merta tidak membolehkan para pejabat untuk beramal.

Menurutnya makanan maupun minuman di gelaran buka puasa bersama dapat disalurkan masyarakat yang membutuhkan seperti ke masjid atau panti asuhan lainnya.

"Buka puasa bersama keluarga, atau di masjid-masjid banyak orang yang membutuhkan makanan minuman yang mungkin disalurkan lewat masjid bisa diniatkan sebagai sedekah, infaq, zakat sekaligus," ujarnya.

"Saya kira itu bagus lebih distribusinya lebih tepat," kata KH Nasaruddin Umar. (****).

Editor: adekurniawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini