Kamis, 4 Juni 2026

3034 Guru Gagal Penempatan Program P3K Desak Panselnas Tidak Ada Perankingan

Photo Author
sodikinapen, Nawacita Post
- Kamis, 16 Maret 2023 | 07:23 WIB

Jakarta, NAWA CITA, POST.com - Munculnya surat edaran yang ditanda tangani oleh Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan ( Dirjen GTK ) per 01 Maret 2023 perihal pembatakan penempatan guru yang akan mendapatkan penempatan, menimbulkan kekecewaan yang mendalam bagi 3034 guru yang penempatanya di gagalkan.

Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia ( PB PGRI ) berkomentar pedas, bahwa sikap Panselnas menunjukan tindakan yang tidak profesional dan cenderung membuat blunder.

" Ini blunder, dan merugikan guru yang secara tiba - tiba penempatan mereka dibatalkan, tidak bisa aturan yang sudah berlaku tetapi secara sepihak langsung di anulir sehingga menimbulkan gaduh diantara guru," kata Sumardiansyah pengurus PB PGRI( 12/03/2023).

Hal senada dikatakan oleh Komisi X FPKS Sakinah Al - Jufri, beliau mengatakan bahwa tindakan membatalkan secara sepihak dan tiba tiba, untuk masalah guru yang sudah mendapatkan penempatan adalah tinddakan yang melukai keadilan dan sangat tidak menjungjung tinggi profesionalisme dalam bekerja.

" Kami akan panggil Kemendikbudristek untuk segera memberikan klarifikasinya perihal masalah tersebut, jangan korbankan guru kasihan mereka di berikan harapan yang tidak jelas, " katanya.

Sementara itu Dirjen GTK Prof . DR Nunuk Suryani, MPd melalui press realesenya mengatakan bahwa Panselnas akan berusaha untuk menempatkan P1 jika qouta di masing - masing Pemda tersedia.

" Kita ingin membantu tapi masalahnya ada pada qouta masing - masing Pemda, dan kita usahakan tahun 2023 lebih banyak qouta formasi yang dibuka," Kata Nunuk ( 10/03).

Nunuk menambahkan bahwa tidak ada geser memgeser guru sekolah induk, dan P1 Passing grade akan tetap di prioritaakan serta tidak usah melakukan test ulang.

" Tidak ada geser menggeser kita utamakan semua P1 PG terangkat pada tahun 2023 kita akan koordinasi dengan Pemda," katanya.

Silain pihak ketua "Forum Guru Prioritas satu bersatu", Dewi Nurpuspitasari mengatakan bahwa, sebelumnya mereka di nyatakan lulus dan mendapatkan penempatan, akan tetapi tiba tiba dibatalkan.

" Kami sudah mendapatkan notifikasi penempatan tapi beberapa dua hari sebelum pengumuman kami di gagalkan, apa penyebabnya? ini ada permainan apa," katanya.

Beliau pun menambahakan Panselnas tidak melakukan perangkingan untuk 3034 guru yang sudah mendapatkan notifikasi penempatan tapi di gagalkan, sebab menurutnya meraka sudah lulus dan lolos seleksi baik nilai maupun administrasi pemberkasan.

" Kami minta tidak ada perangkingan lagi buat 3034 guru yang dinyatakan lolos, sebab kami sudah lulus baik nilai maupun seleksi administrasi administras kami mau di SK kan segera ," tambahnya.

 

Editor: sodikinapen

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Terkini