Jumat, 5 Juni 2026

Marak Bencana di Indonesia, Kemensos Turut Siapkan Bantuan Hingga Layanan Dukungan Psikososial

Photo Author
tantitamara, Nawacita Post
- Selasa, 7 Maret 2023 | 11:47 WIB
Marak Bencana di Indonesia, Kemensos Turut Siapkan Bantuan Hingga Layanan Dukungan Psikososial
Marak Bencana di Indonesia, Kemensos Turut Siapkan Bantuan Hingga Layanan Dukungan Psikososial

Jakarta, NAWACITApost.com – Seperti diketahui, tahun 2023 baru memasuki bulan ketiga namun Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sudah mencatatkan 167 kejadian bencana di Indonesia. Belum lagi potensi dan ancaman bencana di masa depan.

Bencana yang terjadi tak hanya menimbulkan kerusakan dan korban jiwa, namun juga orang-orang yang kehilangan orang terkasih.

“Saya lihat sendiri di lapangan bagaimana kondisi mereka. Bukan hanya terluka, bukan hanya sakit, tapi kemudian ada anak kehilangan orang tuanya,” ujar Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini saat memberikan keterangan di hadapan awak media di Gedung Aneka Bhakti Kemensos, Jakarta, Senin (6/3).

Tentunya bencana yang tidak terduga tersebut membuat Kementerian Sosial (Kemensos) turut mempersiapkan bantuan hingga layanan dukungan psikososial. Tak hanya sebatas saat terjadi bencana, Kemensos juga melakukan asesmen komprehensif untuk menemukan masalah dan kebutuha untuk korban yang terdampak.

Diilustrasikan Mensos, ia menemukan seorang anak korban ledakan kilang minyak Balongan Indramayu yang datang ke Jakarta seorang diri. Anak tersebut kemudian menjalani rehabilitasi sosial di Sentra milik Kemensos. Hal ini menunjukkan bahwa ada efek yang disebabkan bencana pada masa depan anak.

“Anak kehilangan orang tuanya, kita harus cek. Bagaimana dengan anak-anak itu untuk masa depannya,” katanya.

Selain bencana yang sudah terjadi, Indonesia juga harus menghadapi ancaman kekeringan yang akan mengancam ketahanan pangan. Untuk itu, Mensos mengajak pegawai Kemensos untuk mulai menanam menanam bahan-bahan pangan seperti tanaman ubi, ketela, dan tanaman lainnya dengan menggunakan media sederhana seperti bekas kaleng cat.

“Di kantor kita yang di luar jawa itu gede-gede halamannya. Mereka bisa tanami ubi, jagung. Nanti untuk kalau ada masyarakat yang membutuhkan silakan bisa diambil,” ujarnya.

Editor: tantitamara

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini