Jumat, 5 Juni 2026

Kunjungi Ende, Mensos Risma Bantu Penyandang Disabilitas Gunakan Tongkat Penuntun Adaptif

Photo Author
tantitamara, Nawacita Post
- Rabu, 1 Maret 2023 | 15:45 WIB
Kunjungi Ende, Mensos Risma Bantu Penyandang Disabilitas Gunakan Tongkat Penuntun Adaptif
Kunjungi Ende, Mensos Risma Bantu Penyandang Disabilitas Gunakan Tongkat Penuntun Adaptif

Ende, NAWACITApost.com – Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur. Dalam kunjungannya di Ende, Mensos juga sempat mengajari penerima bantuan cara menggunakan tongkat penuntun adaptif (TPA).

"Kalau bunyi artinya ada sesuatu. Ada barang atau orang. Bapak harus geser," kata Mensos kepada salah satu penyandang disabilitas sensorik netra penerima bantuan TPA.

TPA dapat mengeluarkan suara seperti sirine jika ada objek di depannya. Alat ini juga mampu mengeluarkan suara selain bunyi, yaitu peringatan darurat. Di Ende, Mensos menyerahkan bantuan dua unit tongkat penuntun adaptif kepada disabilitas.

Sementara itu, Muhammad Rustam pria 46 tahun yang juga penyandang disabilitas sensorik netra asal Ende mengungkapkan perasaan hatinya, saat berdialog bersama Mensos Risma di bibir pantai Jalan Lintas Flores, Raporendu, Kecamatan Nangapanda, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, Selasa (28/2).

"Saya dari lubuk hati yang paling dalam mengucapkan terima kasih banyak kepada ibu Menteri Sosial. Saya berharap ibu bisa memperhatikan kami lebih lagi. Karena teman-teman saya ini, yang lebih parah, supaya bantuan dari Ibu Menteri bisa langsung tersentuh. Saya bangga," kata Muhammad Rustam.

-


Selain tongkat, Mensos menyerahkan motor roda tiga niaga kepada penyandang disabilitas fisik, lengkap dengan bantuan paket usaha jualan makanan dan minuman ringan. Bantuan ini merupakan bentuk pemberdayaan untuk kemandirian bagi penyandang disabilitas yang diberikan melalui Asistensi Rehabilitasi sosial (ATENSI).

Adapun bantuan ATENSI di Ende diserahkan kepada 16 orang dengan rincian 6 anak yang memerlukan perlindungan khusus (AMPK), 5 penyandang disabilitas, dan 5 orang lansia. Bantuan yang diberikan berupa pemenuhan hidup layak seperti peralatan sekolah, penambahan nutrisi dan sembako; alat bantu berupa tongkat penuntun adaptif sebanyak 2 unit untuk penyandang disabilitas; dan bantuan kewirausahaan berupa motor roda tiga dan paket usaha untuk 1 orang disabilitas. Total bantuan yang diserahkan senilai Rp80,4 juta.

Editor: tantitamara

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini