Kamis, 4 Juni 2026

Program Akuisisi Pengetahuan Lokal BRIN, Sumber Literasi Sains bagi Publik

Photo Author
safrianasyahra, Nawacita Post
- Senin, 31 Januari 2022 | 18:29 WIB

Cianjur, NAWACITAPOST.COM  - Program Akuisisi Pengetahuan Lokal (APL) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) merupakan program yang dimaksudkan untuk mendokumentasikan dan menyebarluaskan berbagai konten pengetahuan lokal sebagai sumber literasi riset dan inovasi bagi publik. Kepala BRIN, Laksana Tri Handoko mengatakan, program ini diharapkan turut memastikan bahwa seluruh kekayaan pengetahuan sumber daya alam dan budaya lokal di seluruh penjuru tanah air dapat terjaga dan terkonservasi secara tepat, akurat, dan berkelanjutan untuk diturunkan ke generasi berikutnya, dalam bentuk dokumentasi yang kredibel dan inovatif.


“Selain itu, upaya memunculkan berbagai pengetahuan lokal ke permukaan ditujukan menjadi pemicu kreativitas bagi para periset di lingkungan BRIN, untuk dapat melakukan penelitian, pengembangan, pengkajian, dan penerapan teknologi atas suatu pengetahuan lokal atau produk melalui kegiatan riset dan inovasinya,” kata Handoko.


Sejatinya, Program APL ini telah memasuki tahun keempat, sebab kali pertama diselenggarakan pada tahun 2020 oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) yang telah terintegrasi ke dalam BRIN.


“Pada tahun 2023, Program APL akan lebih meningkatkan kualitas dari setiap karya yang akan diakuisisi. Selain itu, juga akan meningkatkan upaya kolaboratif dengan berbagai pihak dalam upaya penjaringan konten (Open Call),” ungkap Handoko.


Deputi Bidang Fasilitasi Riset dan Inovasi BRIN, Agus Haryono menjelaskan, BRIN akan membuka beberapa skema sebagai upaya kolaborasi, yaitu Call for Content Creator dan Bengkel Karya Audiovisual; Call for Book Chapter, dan Call for Book Paper, dengan tema-tema seperti kesehatan, pangan dan energi, sosial dan humaniora, serta sumber daya alam dan keanekaragaman hayati.


Dalam pelak­sana­annya, lanjut Agus, program ini meli­bat­kan peran aktif seluruh masya­rakat, baik pene­liti, dosen, maha­siswa, pelajar, mau­pun komunitas dan para pegiat literasi dan kebudayaan yang notabene sebagai krea­tor ataupun penulis. “Konkretnya, BRIN ber­upaya menjaring berbagai konten yang memuat pengetahuan lokal untuk dapat diterbitkan dan didiseminasikan secara akses terbuka dan gratis melalui kanal publik yang dikelola BRIN,” terang Agus.


Melalui upaya ini, diharapkan dapat memudahkan masyarakat dalam mengakses dan memanfaatkan ber­bagai konten pengetahuan lokal yang kre­dibel dan inovatif, khu­­susnya terkait dengan penge­tahuan lokal dan hasil-hasil riset.


Sebagai informasi, Webinar Series: Program Akuisisi Pengetahuan Lokal dalam Bentuk Buku dan Audiovisual akan dilaksanakan selama tiga hari, yaitu 1, 8, dan 15 Februari 2023.

Editor: safrianasyahra

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini