Lumajang, NAWACITAPOST.COM - Pasca hujan lebat di wilayah Desa Ranupani mengakibatkan adanya tanah longsor dan banjir bandang yang mengakibatkan akses jalan Lumajang - Malang terputus.
Wakapolres Lumajang Kompol Andi Febrianto Ali. S.E., memimpin anggota dalam kegiatan pembersihan jalur agar lalulintas bisa lancar.
Kompol Andi mengatakan Polres Lumajang menurunkan 1 pleton anggota dan kodim 0821 Lumajang menurunkan 25 personil bersama BPBD sebanyak 9 personil dengan 2 operator alat berat.
-
Titik pertama dalam pembersihan jalur adalah km 20 di Ranupani dengan menggunakan peralatan seadanya karena alat berat.
“Akses jalur Lumajang - Malang sempat lumpuh semalam akibat tanah longsor yang mengakibatkan beberapa kendaraan tidak bisa melintas dan bermalam di pinggir jalan diantara longsoran tanah yang menutup jalan,” kata Kompol Andi.
-
"Berdasarkan hasil asesmen yang terdampak bencana longsor sebanyak 11 rumah, baik rusak ringan maupun sedang," kata Kepala Bidang Kedaruratan, Rehabilitasi BPBD Lumajang Joko Sambang, Minggu (9/10/22).
Hujan deras yang mengguyur lereng Gunung Semeru menyebabkan tanah longsor dan banjir yang disertai lumpur menerjang desa di kaki Gunung Semeru, Desa Ranupani, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, hingga menyebabkan desa setempat terisolasi pada Sabtu (8/10/2022).
Selain menyebabkan rumah rusak, tanah longsor juga menyebabkan akses jalan yang menghubungkan Kabupaten Lumajang dengan Kabupaten Malang melalui Desa Ranupani tidak dapat dilalui kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. (**)