NAWACITAPOST.COM - Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Pasar Rumput di Setiabudi, Jakarta Selatan, kini menjadi magnet bagi warga yang mencari hunian dengan harga terjangkau di tengah tingginya biaya tempat tinggal di ibu kota.
Dengan dua pilihan tipe unit, yaitu tipe hook dan tipe standar, harga sewa di Rusunawa ini dimulai dari Rp 1,1 juta per bulan. Harga tersebut mencakup akses ke berbagai fasilitas, seperti pasar tradisional, klinik kesehatan, balai warga, taman, PAUD, ATM center, mini market, kantor kas bank, dan tempat ibadah, yang menjadi nilai tambah bagi calon penyewa.
Menurut Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, kebijakan penurunan tarif sewa ini sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto sebagai bentuk kebijakan yang pro-rakyat. “Ini adalah arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mengutamakan kebijakan yang berpihak pada wong cilik,” kata dia, dikutip Senin (4/11/2024).
Kebijakan ini diharapkan dapat membantu masyarakat berpenghasilan rendah memperoleh akses terhadap hunian yang layak dan terjangkau di tengah kota. Sebagai bagian dari kebijakan ini, Maruarar menyebutkan bahwa tujuh kelompok masyarakat akan diprioritaskan dalam program Rusunawa Pasar Rumput.
Baca Juga: Manfaat Tersembunyi Brutu Ayam: Kaya Zat Besi dan Kalsium, Baik untuk Kesehatan
Kelompok tersebut termasuk masyarakat sekitar, Aparatur Sipil Negara (ASN) berpenghasilan rendah, anggota TNI/Polri, guru, pedagang, serta kaum milenial yang bekerja di kawasan perkantoran seperti Thamrin, Sudirman, dan Kuningan.
Contohnya, seorang guru dari Pasar Minggu yang mengajar di Setiabudi diberikan prioritas untuk tinggal di rusun ini demi mengurangi beban transportasi harian dan mengatasi kemacetan.
"Sehingga nanti pengeluaran transportasi enggak mahal," tambahnya.
Harapannya, dengan tinggal di dekat lokasi kerja, pengeluaran bulanan mereka bisa lebih efisien dan meningkatkan kualitas hidup mereka. Dalam upaya memperluas akses hunian bagi generasi muda, Maruarar menegaskan bahwa kaum milenial yang bekerja di pusat kota juga menjadi sasaran program Rusunawa ini.
Artikel Terkait
SMK-SMAK Bogor Gelar Wisuda Purnasiswa Angkatan ke-66, Lulusan Siap Terjun ke Industri dan Pendidikan Tinggi
Orang Asing Pemegang ITAP dan ITAS Bisa Melintasi Autogate Imigrasi
Optimisme BRI Pada Kebijakan Ekonomi di Era Pemerintahan Baru
Muhammadiyah Tegaskan Fatwa Haram untuk Politik Uang dalam Pilkada 2024
Nomor Tanding Dancesport Tradisional IODI Kabupaten Rokan Hulu Sukses Diselenggarakan Dan Siap Bersaing Di Tingkat PON Kedepan