Dalam konteks ini yang perlu di antisipasi adalah ketergantungan ekonomi yang lebih besar Indonesia kepada China, karena yang menjadi sumber kekuatan BRICKS saat ini adalah china.
Fajar Anandi, Dosen Universitas Paramadina mengungkapkan Indonesia berada pada peringkat ke-9 dari sisi regional bahwa memiliki peran yang sangat kuat dan besar.
Jika melihat posisi Indonesia, kemudian muncul pertanyaan OECD atau BRICS? “Pertama yang kita dapatkan adalah international influence, memperkuat hubungan diplomatic & kolaborasi aktif, meningkatkan kapasitas nasional, mempertahankan kepemimpinan regional dan akses sumber daya” ungkapnya.
Kemudian muncul pertanyaan bagaimana kita seharusnya menavigasikan kondisi ini?
“Harus pragmatis dan kontekstual, harus menggunakan kekuatan terbesar yaitu tidak punya patron dan tidak
Artikel Terkait
Peringati HUT Humas Polri ke-73, Polda Sumbar Gelar Donor Darah
Lihatkan Pilihan pada Orang Termasuk Pelanggaran Pidana Pemilu
DI BALIK KEHENINGAN FAJAR
Gempa dan Tsunami Potensial di Kepulauan Dragon
KPU Fasilitasi Debat Terbuka dan Persiapan Logistik Pilkada Sumbar