Minggu, 19 Juli 2026

Gempa dan Tsunami Potensial di Kepulauan Dragon

Photo Author
Nur Ukhuah Islamiah, Nawacita Post
- Rabu, 30 Oktober 2024 | 18:09 WIB
Gempa dan Tsunami Potensial di Kepulauan Dragon
Gempa dan Tsunami Potensial di Kepulauan Dragon

NAWACITAPOST.COM PADANG -Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengadakan latihan Tactical Floor Game (TFG) di Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang pada Rabu, 30 Oktober 2024.

Latihan gladi resik ini untuk mempersiapkan simulasi gabungan kebencanaan yang akan digelar di kawasan Balai Kota Padang, Aie Pacah, pada Kamis, 31 Oktober 2024.

Pada gladi resik tersebut, disimulasikan rangkaian skenario kebencanaan yang dimulai dengan pengumuman terjadinya gempa berkekuatan 8,9 skala Richter yang berpotensi menimbulkan tsunami di perairan Kepulauan Dragon. Setelah informasi tersebut, dilaporkan bahwa banyak korban terperangkap di bawah reruntuhan bangunan, serta satu unit kapal yang tenggelam akibat gempa.

Kepala Siaga Harian (Kagahar) kemudian berkomunikasi dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) untuk memantau kondisi laut, serta menginstruksikan Komandan Regu (Dansru) agar segera mempersiapkan perlengkapan dan personel untuk menuju lokasi kapal yang tenggelam, di mana terdapat sekitar 10 korban yang memerlukan evakuasi.

Kepala Kantor SAR (Kakansar) pun menginformasikan kejadian tersebut kepada gubernur, wali kota, TNI/Polri, BPBD, Dinsos, Dinkes, PUPR, BWS V, dan KSOP guna memobilisasi bantuan. Proses evakuasi dilanjutkan dengan pendirian tenda triage di bawah kendali Komandan Tim (Dantim) atau Site Commander Sektor B1 SAR Gabungan untuk memberikan penanganan awal kepada para korban.

Di sektor laut, KN SAR Yudhistara bersama KN Blue Angel dilibatkan dalam evakuasi korban dari kapal yang tenggelam. Sementara itu, di sektor A3, dilakukan aktivasi tenda dan pemeriksaan medis (MCU) bagi para korban.

Kegiatan ini berlangsung di Aula Lantai 2 Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang diikuti sekitar 100 peserta yang mewakili berbagai lembaga.

Editor: Nur Ukhuah Islamiah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini