NAWACITAPOST.COM - Dalam upaya meningkatkan disiplin, kepatuhan, serta menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas Kelas IIA Rantauprapat, Kalapas Kelas IIA Rantauprapat, Batara Hutasoit memberikan arahan langsung kepada WBP usai kegiatan senam pagi. Kamis, (24/10/2024) Pagi.
Dalam arahannya, Kalapas Rantauprapat menekankan pentingnya bagi setiap warga binaan untuk mematuhi peraturan yang berlaku di dalam Lapas, demi terciptanya lingkungan yang aman dan tertib.
Kalapas Rantauprapat menggarisbawahi bahwa disiplin bukan hanya tanggung jawab petugas, tetapi juga merupakan tanggung jawab bersama, termasuk para WBP.
Beliau mengajak seluruh WBP untuk selalu menjaga perilaku dan saling menghormati satu sama lain, sehingga tercipta suasana yang harmonis.
Saudara-saudara sekalian, dalam menjalani masa pembinaan di sini, mari kita jaga perilaku kita dengan sebaik-baiknya. Saling menghormati dan menghargai satu sama lain adalah kunci untuk menciptakan suasana yang harmonis di Lapas ini.
"Dengan kebersamaan dan sikap saling peduli, kita dapat menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan penuh dengan semangat positif. Ini adalah tanggung jawab kita bersama, demi kebaikan kita semua." Ungkap Kalapas Rantauprapat.
Baca Juga: Kedutaan Besar Amerika Serikat Kunjungi Kanim Balikpapan, Jalin Hubungan Baik dan Rencana Kerja Sama
Lebih lanjut, Kalapas Rantauprapat mengingatkan bahwa ketidakpatuhan terhadap aturan dapat berdampak negatif terhadap masa pembinaan dan hak-hak yang akan diterima oleh warga binaan.
Di samping itu, Kalapas Rantauprapat juga menginstruksikan kepada seluruh petugas Lapas Rantauprapat agar selalu memantau kondisi keamanan dan melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan.
Kalapas menegaskan bahwa pendekatan yang humanis dan persuasif akan terus diutamakan dalam menjaga ketertiban, namun tindakan tegas tetap akan diambil terhadap setiap bentuk pelanggaran.
Baca Juga: Kemensos Berikan Bantuan Pasangan Lansia di Sikka
Melalui arahan ini, Kalapas berharap agar seluruh warga binaan bisa menjadikan Lapas sebagai tempat untuk merenung, memperbaiki diri, dan siap kembali ke keluarga dengan tidak melakukan pelanggaran hukum lagi.
(Humas Lapas Rantauprapat)