NAWACITAPOST.COM - Sebagai bentuk Upaya memaksimalkan program pembinaan kepada warga binaan, Lapas Kelas III Kotanopan menjadikan kegiatan merajut jaring atau jala sebagai salah satu kegiatan keahilan yang di berikan kepada WBP, Selasa (15/10).
Keterampilan merajut jaring ikan didapat dari pegawai Lapas dan WBP yang memiliki bakat sendiri, kemudian membaginya kepada warga binaan lainnya.
Kalapas Kotanopan, Erik Suranta Ginting mengatakan, Kegiatan merajut ini dilakukan setiap hari, kecuali hari libur. Kegiatan dilakukan pada pagi hari dimulai pada pukul 08.00 sampai jam 10.00 siang, dalam membuat satu jaring ikan dapat diselesaikan dalam 5 sampai 6 hari tergantung ukuran, bentuk dan kepadatan jaring.
Baca Juga: Kemenkumham Sumsel Siap Dorong Peningkatan Indeks SPBE
Seorang WBP yang sedang merajut jaring saat ditanyai mengatakan, “pada mulanya saya merasa sangat sulit untuk merajut ini, karena kelihatan rumit, tapi setelah beberapa hari mengikuti kegiatan, mulai terbiasa dan sekarang sudah mulai cepat untuk mengerjakannya.
Kalapas Kotanopan, Erik Suranta Ginting berpesan, kegiatan merajut ini kegiatan yang bermanfaat, karena tidak sembarang orang bisa melakukannya, dan harus melalui beberapa waktu dalam pelatihan agar bisa membuatnya.
"Oleh karena itu, ini suatu keahlihan yang mana bisa menjadi bekal para Warga Binaan nantinya ketika telah selesai menjalani masa hukuman di dalam Lapas” ucap Erik.
(Humas Lapas Kotanopan)