Sidoarjo Nawacitapost - Respon cepat dari dinas pertanian pertanian bersama dirjen perlindungan ketahanan pangan harapan kami kedatangan ini selanjutnya lebih baik lagi dengan kerja sama memajukan pertanian.
Sementara kepala desa Segodobancang kecamatan tarik Selamet R. Menjelaskan kemarin kita dapat bantuan pompa saya ucapkan terima kasih sangat membantu sekali parah petani dan program petani seperti ini harus dilanjutkan karena sangat-sangat membantu harapan kami dari dinas pertanian ataupun dirjen pertanian selalu sinergis dengan yang dibawa biar tahu keluk kesan di bawah
Terima kasih banyak atas kehadiran semua atas perhatiannya ke pertanian desa Segodobancang kecamatan tarik mungkin dengan adanya pertemuan ini bapak-bapak dan ibu-ibu ini tahu persis kendalanya dimana peyebab gagal panen ini tidak bisa diatasi hanya di dinas pertanian saja harus diatasi sama dengan pengairannya atau sumber daya air karena semuanya itu
berhubungan satu samalainya.
Kalau hanya dinas pertanian saja susah pengairan saja juga susah kami berharap ke bawah saya mau kedua-duanya sinergi untuk kerja sama mengatasi semua permasalahan yang ada di petani, " Punggungnya
Sedangkan Dirjen Pelindungan ketahanan pangan Rochmat. Menjelaskan Jadi kita pertama kesini silaturahmi sama kepala desa Segodobancang kecamatan tarik hampir 100% desa ini untuk pertanian kemudian tadi kita ke areal persawahan di desa ini hampir setiap tahunnya pasti ada kendala air yaitu kalau misalnya musim hujan lahan pertanian kebanjiran kemudian di musim kemarau pertanian menjadi kering air.
Tadi kita sudah koordinasi sama pak kadis di sini ada dua lokasi saluran air yang harus di normalisasi supaya musim tanam berikutnya ini petani bisa optimal hasilnya kemudian juga ini apresiasi luar biasa untuk pak kades di lokasi sawah ini sudah dibuat sumur bor 9 titik dari dana desa kemudian juga dapat bantuan pompa dari komentan ada dua titik sumur bor dan ini kita dengan pak kades akan terus kolaborasi dalam rangka meningkatkan kesejahteraan petani termasuk nanti di awal musim tanam.
Masih kata dirjen di awal musim tanam kita akan ikut rebung desa dengan petani untuk sama-sama bagaimana nanti di musim tanam setelah hujan turun ini petani bisa menanam kemudian juga terkait dengan pengamanan opbatnya nanti kita juga akan kolaborasi bersama.
Untuk mengatasi kemarau ini untuk daerah yang memiliki sumber air kalau misalnya sumber air permukaan cuman ada pompanisasi atau irigasi perpompaan nah kalau misalnya tidak ada sumber air permukaan dari sumber air bawah tanah ini kebetulan di sini ini ada sumber air di bawah tanah yang cukup kedalaman 50 meter itu bisa airnya bisa kita angkat.
Menjelang musim penghujan ini bisa membantu untuk permasalahan sementara sambil menunggu hujan turun juga sudah ada dua pompaan yang sedang dalam proses pengerjaan mudah-mudahan bisa membantu dan tahun depan bisa kita cek lokasi-lokasi yang kemudian memang memerlukan bantuan irigasi.
Dengan normalisasi saluran itu nanti kita akan koordinasi dengan dinas pertanian dengan dinas pengairan supaya bisa segera dieksekusi sehingga keluhan dari petani ini bisa teratasi juga kita bisa mewujudkan kesejahteraan petani, " Pungkasnya Rachmat selaku direktur perlindungan ketahanan pangan (Yun/ud)