Simalungun, NAWACITAPOST.COM - Konferensi Tingkat Tinggi Women20 (KTT W20) yang merupakan salah satu rangkaian Engagement Group G20 Indonesia Presidensi 2022, telah menyiapkan delapan rekomendasi atau komunike yang akan dibawa ke KTT G20.
KTT Women 20 Summit diselenggarakan di Hotel Niagara dan The Kaldera yang berada persis di tepi Danau Toba, Parapat, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.
Salah satu Engagement Group G20 Indonesia Presidency 2022, akan menyerahkan komunike atau rekomendasi kepada Presiden Joko Widodo.
BACA JUGA : Di KTT W20, Sandiaga Uno Sebut Peran Perempuan Sangat Penting Bagi Pemulihan Ekonomi
KTT W20 dihadiri Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga, Duta Besar India Manoj Kumar Bharti, Duta Besar Turki Aşkın Asan dan Presiden International Council of Women Martine Marandel.
Selain itu, hadir juga Ketua Umum Kowani Giwo Rubianto Wiyogo, Penasihat Yayasan Del Devi Pandjaitan, yang juga istri dari Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan dan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi serta delegasi dari 15 negara undangan.
“Komunike akan kami serahkan secara langsung kepada Presiden Joko Widodo selaku pemimpin G20 Presidensi Indonesia pada penutupan W20 Summit,” ujar Chair W20 Hadriani Uli Silalahi, dalam keteranganya, Selasa (19/7/2022). Forum ini berlangsung pada 19-21 Juli 2022 dan akan dihadiri 41 delegasi dari 15 negara.
Uli mengatakan forum W20 ini fokus membahas topik kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan, utamanya perempuan marjinal yang berada di pedesaan dan penyandang disabilitas.
"Isu perempuan pedesaan dan penyandang disabilitas disepakati akan jadi legacy Indonesia. Isu ini sangat penting, karena selama ini perempuan di pedesaan dan penyandang disabilitas sangat minim perhatian," tutur Uli.
Selasa ini (19/7), para delegasi W20 akan memulai sidang untuk membahas poin-poin rekomendasi yang akan dibawa ke KTT G20.