Rabu, 3 Juni 2026

Mahfud MD: Prabowo Subianto Berpotensi Bangun Sistem Baru yang Berpihak kepada Rakyat

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Senin, 7 Oktober 2024 | 16:15 WIB
Mahfud Md (X)
Mahfud Md (X)

NAWACIPOST.COM - Mantan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD, menilai Presiden terpilih Prabowo Subianto memiliki peluang untuk membangun tata pemerintahan baru yang lebih berpihak kepada rakyat.

Dalam wawancara dengan YouTube Abraham Samad Speak Up, Mahfud mengungkapkan optimisme meski sebelumnya ia pesimis bahwa anggota DPR RI 2024-2029 bisa mewakili kepentingan rakyat. Namun, ia percaya situasi ini bisa berubah dengan kepemimpinan Prabowo.

"Awalnya, saya pesimis DPR akan mengakomodir aspirasi rakyat. Tetapi dengan terpilihnya Prabowo, ada pintu optimisme. Mungkin saja Pak Prabowo akan membangun sistem baru, mekanisme baru, atau bahkan aturan main baru yang lebih berpihak kepada masyarakat," ujar Mahfud, dikutip pada Senin (7/10/2024).

Mahfud MD, yang juga merupakan Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII), menyatakan keyakinannya bahwa Prabowo bisa memberikan wajah baru bagi sistem pemerintahan Indonesia. Prabowo, yang akan dilantik sebagai Presiden RI pada 20 Oktober 2024, dinilai mampu merangkul dan memberdayakan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) agar menghasilkan Undang-Undang yang benar-benar menggambarkan aspirasi masyarakat luas.

Baca Juga: Ayah di Tangerang Jual Bayi Demi Judi Online

"Prabowo punya potensi untuk mendorong DPR menghasilkan keputusan yang sejajar dengan keinginan rakyat. Selama ini, sering terjadi ketidaksesuaian antara keinginan masyarakat dengan apa yang dihasilkan oleh DPR. Di era Prabowo, mungkin akan ada perubahan konstelasi politik yang lebih menguntungkan rakyat," tambah Mahfud.

Selain optimisme terhadap perubahan sistem pemerintahan, Mahfud MD juga menyoroti pentingnya Prabowo menepati janji politik yang disampaikan selama kampanye. Salah satu hal yang menjadi sorotan adalah komitmen Prabowo untuk tidak memanfaatkan intelijen negara untuk membungkam aspirasi masyarakat.

Ini menjadi perhatian khusus di tengah kekhawatiran bahwa intelijen dapat disalahgunakan untuk memata-matai dan meredam suara rakyat. "Prabowo sudah menyatakan dengan jelas, tidak akan ada pembungkaman terhadap rakyat melalui penggunaan intelijen. Aspirasi masyarakat harus tetap tersalurkan, dan tidak boleh ada rasa takut dalam menyampaikan pendapat," tegas Mahfud.

Selain itu, Prabowo juga dikenal dengan janji-janji tegasnya dalam upaya pemberantasan korupsi. Salah satu pernyataan yang sering diungkapkannya adalah ancaman untuk memecat pejabat korup dan imbauan kepada para pendukungnya agar tidak mendukungnya lagi jika ia menyimpang dari jalan rakyat.

Baca Juga: Mahfud MD Pesimis PTUN Kabulkan Gugatan PDIP Soal Gibran  

"Saat kampanye, Prabowo secara tegas mengatakan bahwa pejabat yang terlibat dalam korupsi akan dipecat. Dia bahkan menyuruh pendukungnya untuk meninggalkannya jika ia menyeleweng. Ini janji yang bagus, dan kami harap akan dijalankan dengan konsisten," ungkap Mahfud.

Lebih lanjut, Mahfud berharap kepemimpinan Prabowo juga akan membawa perubahan dalam tata kelola negara yang lebih demokratis. Ia menilai bahwa wajah pemerintahan saat ini sering kali tidak sejalan dengan harapan rakyat.

Menurutnya, pemerintahan Prabowo perlu menghadirkan kebijakan yang benar-benar mencerminkan aspirasi masyarakat. "DPR dan masyarakat harus seimbang dalam kepentingan yang mereka perjuangkan. Selama ini, keinginan rakyat besar, tapi DPR sering kali bergerak ke arah yang berbeda. Dengan Prabowo sebagai Presiden, saya berharap ini bisa berubah," tutup Mahfud.

 

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini