Jakarta, NAWACITAPOST.COM - Sektor industri manufaktur di Indonesia masih menujukkan fase ekspansi pada bulan April 2022. Berdasarkan hasil survei S&P Global, Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia bulan April 2022 berada di level 51,9 atau naik dibanding bulan Maret yang berada pada posisi 51,3.
Hal ini mempercepat perbaikan kondisi ekonomi nasional sekaligus mendorong kenaikan jumlah tenaga kerja yang ditopang dengan penguatan konsumsi masyarakat dan permintaan ekspor. Melansir akun resmi Instagram Kementerian Perindustrian @kemenperin_ri adapun #PMIManufaktur Indonesia bulan April 2022 berhasil melampaui capaian PMI Manufaktur negara China, Rusia , Malaysia, Taiwan, dan Vietnam.
-
Menperin menjelaskan, sektor manufaktur Indonesia masih menunjukkan pertumbuhan yang pesat di bulan April, mengacu pada S&P Global Report. Ini telah mempercepat perbaikan kondisi ekonomi sambil mempromosikan pekerjaan dan kegiatan pembelian.
Padahal, para pelaku usaha di industri manufaktur Indonesia secara umum masih optimistis dengan laju ekspansi pada periode berikutnya. Hal ini juga didukung oleh penguatan konsumsi masyarakat dan permintaan ekspor yang diperkirakan akan terus tumbuh positif.
“Bersama dengan penguatan terhadap kontribusi ekspor, peningkatan PMI manufaktur ini juga diyakini dapat mendukung solidnya kinerja pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal II tahun 2022,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta mengutip siaran pers kemenperin.go.id.