NAWACITAPOST.COM - Pramono Anung, calon Gubernur DKI Jakarta dari PDI-P, mengemukakan ide ambisiusnya untuk membangun jalur sepeda layang (elevated) yang terpisah dari jalur kendaraan roda empat di ibu kota. Menurut Pramono, konsep jalur sepeda layang ini telah diterapkan di beberapa negara maju dan terbukti efektif dalam mengurangi kepadatan lalu lintas.
"Negara-negara yang sudah lebih baik, jalur sepedanya selalu elevated, tidak menjadi satu dengan jalur mobil," ujar Pramono di Rumah Cemara, Jakarta Pusat.
Ia mengaku sering menerima keluhan dari warga terkait kondisi jalur sepeda di Jakarta yang dinilai kurang optimal. Selain keluhan terkait jalur yang ada, Pramono juga mendengar keluhan mengenai waktu operasional jalur sepeda di Jalan Sudirman-MH Thamrin.
Banyak pesepeda yang merasa terganggu dengan pembatasan waktu yang mengharuskan mereka meninggalkan jalur sepeda pada pukul 6 pagi. Sebagai solusinya, Pramono menawarkan konsep jalur elevated yang tidak hanya akan dikhususkan untuk pesepeda, tetapi juga bagi pengendara motor.
Baca Juga: Rano Karno Ajak Anies Baswedan Jadi Bagian Tim Sukses di Pilkada DKI Jakarta
Dengan pemisahan ini, Pramono yakin kemacetan di jalur bawah seperti Sudirman-Thamrin akan berkurang secara signifikan. "Elevated ini khusus untuk sepeda dan motor, supaya kemacetan di bawah berkurang banyak. Ini contoh saja, tentunya problem seperti ini sangat banyak," jelasnya.
Sementara itu, Rano Karno, calon Wakil Gubernur Jakarta, turut memberikan pandangannya mengenai jalur sepeda yang ada. Ia mengungkapkan bahwa banyak warga yang memintanya untuk tidak membongkar jalur sepeda yang sudah ada jika dirinya terpilih nanti.
Namun, Rano justru menyoroti ukuran jalur sepeda yang ada saat ini, yang menurutnya terlalu kecil. "Sebenarnya jalur sepeda ini sangat kecil, lebih cocok untuk jalur otopet," ujar Rano.
Meskipun demikian, Rano memastikan bahwa ia tidak akan membongkar jalur sepeda yang ada. Sebaliknya, ia berencana untuk memperbesar dan memperluas jangkauannya ke wilayah-wilayah yang belum tersentuh.
Baca Juga: Lanjutkan Program Gubernur Sebelumnya, Pramono Anung Fokus pada Keberlanjutan Pembangunan Jakarta
Rano juga menegaskan bahwa tata ruang di Jakarta akan menjadi prioritas utama dalam visi-misi kepemimpinan mereka. "Tata ruang ini menjadi politik dari tata ruang itu sendiri, dan ini akan menjadi prioritas utama," ungkapnya.
Kolaborasi antara Pramono Anung dan Rano Karno dalam Pilkada DKI Jakarta kali ini memperlihatkan fokus mereka pada pengembangan infrastruktur transportasi yang lebih baik, terutama bagi pesepeda. Ide dan rencana mereka diharapkan dapat memberikan solusi jangka panjang bagi permasalahan lalu lintas dan tata ruang di Jakarta.
Artikel Terkait
Pramono Anung Siap Kampanye dengan Bersepeda di Jakarta
Pramono Anung Siap Jawab Tantangan Jokowi, Pantau 12 Titik di Jakarta Per Hari
Menantang Koalisi Besar, Pramono Anung-Rano Karno Yakin Menang di Pilkada Jakarta 2024
Kampanye Door to Door, Strategi Pramono Anung untuk Pilkada Jakarta
Pramono Anung dan Rano Karno Janji Berikan Home Base untuk Persija