Minggu, 19 Juli 2026

Reshuffle Jokowi Undang Simpati Warganet untuk Yasonna Laoly

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Senin, 19 Agustus 2024 | 17:22 WIB
Yasonna H Laoly  (Istimewa)
Yasonna H Laoly (Istimewa)

NAWACITAPOST.COM - Presiden Joko Widodo kembali melakukan perombakan kabinet pada Senin, 19 Agustus 2024. Salah satu perubahan yang paling menonjol adalah penggantian Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly, yang telah 10 tahun menjabat di kabinet Jokowi.

Perombakan ini memicu beragam reaksi dari masyarakat, terutama warganet yang meramaikan media sosial dengan berbagai komentar. Meski masa jabatan pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin hanya tersisa sekitar dua bulan lagi, langkah reshuffle ini tetap dilakukan.

Banyak warganet mempertanyakan efektivitas keputusan ini mengingat waktu yang singkat menjelang akhir periode. Seorang pengguna Twitter dengan akun @pakmul63 bahkan menganggap keputusan ini sebagai tindakan yang tidak diperlukan.

“Kurang kerjaan. Kurang 60 hari lagi kabinet akan bubar, pakai ada reshuffle segala,” tulisnya.

Baca Juga: Jokowi Reshuffle Yasonna, Begini Posisi Kader PDIP Saat Ini di Kabinet

Reshuffle ini pun ditanggapi secara lebih kritis oleh Jhon Sitorus melalui akun Twitternya, @JhonSitorus_18. Dalam cuitannya, ia menyebut bahwa perombakan kabinet ini lebih bernuansa politis daripada berdasarkan pertimbangan kompetensi.

Menurutnya, reshuffle ini merupakan bagian dari "transaksi jabatan" menjelang masa lengser Presiden Jokowi. Ia menyampaikan bahwa penggantian Yasonna dengan politikus dari Gerindra adalah bagian dari upaya untuk memuluskan langkah-langkah politik Prabowo Subianto, yang merupakan Presiden terpilih untuk periode selanjutnya.

Jhon juga menyoroti sejumlah posisi strategis yang kini diisi oleh orang-orang dekat Prabowo, seperti Menteri ESDM dan Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika. Menurutnya, langkah ini dilakukan untuk memastikan stabilitas politik dan ekonomi, terutama dalam sektor tambang dan komunikasi, menjelang Pilkada serentak 2024.

“Lihatlah kawan, Presiden kita sibuk transaksi jabatan dalam situasi sangat panik menjelang dirinya lengser di Istana dengan cara-cara berbau kolonial untuk reshuffle kabinet lagi,” tulisnya.

Baca Juga: Profil Supratman Andi Agtas, Menkum HAM Baru

Menurutnya, reshuffle kali ini lebih mirip pembagian jatah jabatan sebagai bentuk balas jasa kepada kelompok-kelompok politik yang mendukung Prabowo dan Gibran di Pemilu 2024.

Sementara, reshuffle Yasonna H Laoly justru memicu simpati dari sejumlah warganet, terutama di platform Instagram. Mereka yang merasa kehilangan sosok Yasonna mengucapkan terima kasih atas dedikasinya selama menjabat sebagai Menteri Hukum dan HAM.

Akun @jeannieomailey menuliskan, “Terima kasih Pak atas dedikasi Anda untuk Negeri, it’s sad to see you go.” Ucapan serupa juga disampaikan oleh akun @okamahendra21, yang menulis, “Jadi apapun Bapak, saya tetap hormat dan kagum, salam hangat dari Pulau Dewata – Bali.”

Tidak ketinggalan, akun @jupri.a.situmeang97 juga memberikan penghormatan kepada Yasonna. “Terima kasih Bapak sudah menjadi role model dan meninggalkan banyak legacy di Kemenkumham, kiranya TUHAN berkati selalu langkah Bapak,” tulisnya.

Halaman:

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini