Kamis, 4 Juni 2026

Pecahkan Rekor! Pemuda Ini Kunjungi 150 Restoran dalam Waktu 24 Jam

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Kamis, 15 Agustus 2024 | 09:33 WIB
Munachimso Brian Nwana (Guinness World Records )
Munachimso Brian Nwana (Guinness World Records )

NAWACITAPOST.COM - Seorang pembuat konten dan konsultan makanan berusia 22 tahun, Munachimso Brian Nwana, berhasil memecahkan rekor dunia Guinness untuk jumlah restoran cepat saji yang paling banyak dikunjungi dalam waktu 24 jam.

Prestasi ini mengalahkan rekor sebelumnya yang dicapai oleh YouTuber Amerika, Airrack, dengan kunjungan ke 100 restoran.

Brian, yang dikenal luas karena keahliannya dalam menggabungkan konten makanan dengan pendekatan edukatif dan inspiratif, melakukan pencapaiannya ini dengan berjalan kaki sejauh lebih dari 25 kilometer di jalanan Abuja, ibu kota Nigeria.

Tantangannya dimulai di restoran Chicken Republic di distrik perumahan Gwarinpa dan berakhir di restoran cepat saji Kilimanjaro di pusat kota.

Baca Juga: Surya Paloh Ungkap Anies Baswedan Sulit Maju di Pilgub Jakarta

Keunikan dari upaya Brian ini terletak pada keterbatasan transportasi umum di Abuja. Berbeda dengan New York City, yang sebelumnya menjadi lokasi pemecahan rekor serupa oleh bintang TikTok Nick DiGiovanni dan mendiang Lynn “Lynja” Davis, Abuja tidak memiliki infrastruktur transportasi yang memadai.

Oleh karena itu, Brian menyelesaikan hampir seluruh rute tanpa menggunakan alat transportasi pribadi, hanya mengandalkan kekuatan fisik dan strategi yang cermat.

“Saya sadar bahwa melakukan ini di Abuja jauh lebih menantang dibandingkan di New York City. Namun, hal ini justru memberikan saya dorongan lebih untuk menampilkan apa yang bisa kita lakukan di sini, di Nigeria,” ungkap Brian.

Dalam aturan Guinness World Records, peserta harus membeli dan mengonsumsi setidaknya satu item makanan atau minuman di setiap restoran yang dikunjungi, dengan minimal 75% dari pesanan harus berupa makanan.

Baca Juga: Polres Jayawijaya Selidiki Dugaan Pembakaran Kantor KPU Provinsi Papua Pegunungan

Brian menuturkan bahwa selama 24 jam tersebut, ia telah memakan lebih dari cukup untuk bertahan selama seminggu. Namun, dia tetap berusaha mencicipi setiap hidangan, meski hanya sesendok. Sisa makanan didistribusikan kepada tim dan masyarakat sekitar.

Meskipun tantangan tersebut memperkenalkannya pada berbagai macam hidangan internasional seperti shawarma, pizza, ayam goreng, dan burger, Brian mengungkapkan bahwa makanan favoritnya tetap pada cita rasa tradisional Nigeria.

Di antara hidangan-hidangan tersebut, moin moin (puding kacang) dan àmàlà (hidangan dari tepung walet) menjadi favoritnya. "Rekor ini lebih dari sekadar angka, ini tentang mempromosikan kuliner Nigeria ke panggung dunia," kata Brian.

Tujuan dari tantangan yang dilakukannya adalah untuk meningkatkan profil restoran-restoran di Abuja dan memperkenalkan cita rasa kuliner Nigeria kepada khalayak global. Ia berharap pencapaiannya ini akan menarik perhatian wisatawan internasional dan mendorong lebih banyak orang untuk mengeksplorasi kekayaan masakan Nigeria.

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini