Jumat, 5 Juni 2026

Megawati Tantang Upaya Kudeta, Siap Pimpin PDIP Lagi di 2024!

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Rabu, 14 Agustus 2024 | 16:17 WIB
Ketua Umum PDI-P, Megawati Soekarnoputri.  (X)
Ketua Umum PDI-P, Megawati Soekarnoputri. (X)

NAWACITAPOST.COM - Ketua Umum PDI-P, Megawati Soekarnoputri, kembali menegaskan niatnya untuk melanjutkan kepemimpinannya di partai berlambang banteng tersebut.

Pernyataan ini disampaikan oleh Megawati setelah mendengar adanya upaya pengambilalihan PDIP. Di dalam pidatonya yang disampaikan di Kantor DPP PDI-P, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, pada Rabu (14/8/2024). Awalnya, Megawati memulai dengan nada berkelakar, menyebut dirinya sebagai "barang antik."

Megawati, yang kini berusia 77 tahun, mengakui bahwa secara usia dirinya sudah seharusnya purna tugas dari jabatan ketua umum. "Saya ini barang antik tahu enggak. Lho benar lah. Umur 77 kalau menurut dari peraturan, udah pensiun tahu," ujarnya, diikuti tawa para hadirin.

Namun, cerita kemudian beralih ketika Megawati mengungkapkan bahwa ada permintaan dari internal partai agar ia kembali memimpin. Meski awalnya ia merasa ragu dan bahkan telah berdiskusi dengan Sekretaris Jenderal PDI-P, Hasto Kristiyanto, untuk mempertimbangkan keputusan ini, Megawati akhirnya mantap untuk kembali maju setelah mendengar adanya isu pengambilalihan partai.

Baca Juga: Megawati Prihatin Terhadap Kondisi Partai Sebelah, Sentil Pentingnya Konstitusi

"Eh begitu dengar, ini akan diambil nih kayanya PDI Perjuangan. Saya mau jadi ketua umum lagi. Hahahaha. Keren apa enggak?" kata Presiden kelima Republik Indonesia ini.

Pernyataan Megawati ini menjadi sorotan, mengingat belakangan ini dunia politik Indonesia tengah diramaikan oleh berbagai dinamika, termasuk mundurnya Airlangga Hartarto dari posisi Ketua Umum Partai Golkar.

Mundurnya Airlangga menjadi kejutan besar di kancah politik tanah air, dengan isu yang beredar menyebut adanya upaya pengambilalihan Golkar oleh kekuatan tertentu.

Meskipun demikian, baik Airlangga maupun pihak Golkar menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil murni atas dasar alasan pribadi dan untuk fokus pada pemerintahan.

Baca Juga: Majalah Tempo Edisi 'Nawadosa Jokowi' Hilang di Pasaran, Ini Penjelasan Bagja Hidayat

Dengan pernyataan tegas Megawati ini, PDIP tampaknya akan tetap berada di bawah kendali tangan dinginnya, melanjutkan perjalanan panjang partai tersebut dalam kancah politik Indonesia.

Namun, isu upaya pengambilalihan yang disebut Megawati masih menjadi tanda tanya besar, yang kemungkinan akan memicu dinamika lebih lanjut di dunia perpolitikan tanah air.

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini