Kamis, 4 Juni 2026

Warga Binaan Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan Kanwil Kumham Sumut Ikuti Pembelajaran Tahsin Al-Quran

Photo Author
Yustinus, Nawacita Post
- Selasa, 6 Agustus 2024 | 18:43 WIB
WBP Lapas Padangsidimpuan Saat Mengikuti Kegiatan Pembelajaran Tahsin Al-Quran
WBP Lapas Padangsidimpuan Saat Mengikuti Kegiatan Pembelajaran Tahsin Al-Quran

NAWACITAPOST.COM - Berada di balik penjara tidak membuat WBP di Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan berdiam diri. Mereka terus mengasah ilmu keagamaan dalam hal mengaji. Mulai pukul 10.00 WIB, mereka sudah disibukkan dengan berbagai macam kegiatan yang sudah terjadwal dalam satu minggu. Salah satu satunya adalah kegiatan tahsin alquran yang dilaksanakan di Masjid Al-Ikhlas Lapas Padangsidimpuan, Selasa (06/08/24).


Kegiatan ini termasuk ke dalam kategori pembinaan kepribadian yang terdapat di Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan. Leading sektor dari kegiatan ini adalah Seksi Pembinaan Anak Didik (Binadik).

Salah satu warga binaan yang tidak mau disebut namanya menjelaskan, “Saya sangat bersyukur karena bisa belajar ilmu agama khususnya Tahsin Alquran di Lapas Padangsidimpuan ini. Sebelumnya sewaktu di luar saya belum pernah belajar Tahsin, saya berharap bisa belajar Tahsin Al-Qur’an dengan baik dan benar serta ingin lebih mendekatkan diri pada Allah SWT,” ujarnya.

Baca Juga: Wujudkan Masa Pensiun Bahagia dan Sejahtera, Imigrasi Balikpapan Ikuti Pembekalan Purnabakti Kemenkumham

Kepala Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan melalui Kepala Seksi Pembinaan Anak Didik (Kasi Binadik), Efrida Sri Mulyana, menuturkan kegiatan Tahsin Alquran ini diadakan setiap Hari Selasa pagi digelar setelah pelaksanaan Shalat Dhuha bersama.

Tujuannya selain untuk bekal agama, para warga binaan juga diberikan program khusus pendidikan Tahsin Al-Quran agar setelah mereka bebas mereka bisa menyempurnakan bacaan Al-Quran dengan baik.

Tahsin Al-Qur'an adalah langkah penting dalam perjalanan spiritual setiap Muslim. Merupakan sebuah proses memperbaiki cara membaca Al-Qur'an dengan lebih baik, sesuai dengan tajwid dan makhrojnya, kajian ini menjadi wadah bagi para pencari ilmu yang ingin meningkatkan hubungan mereka dengan Kitabullah.

Baca Juga: Patent One Stop Service 2024 Menyapa Tanah Papua, Kakanwil Kemenkumham Papua: Akhirnya Dapat Mendorong Peningkatan Jumlah Permohonan Paten

Selain itu, pihak Lapas Padangsidimpuan juga mendatangkan guru agama dari luar Lapas atas rekomendasi dari Kementerian Agama Kota Padangsidimpuan.

Darmasari Siregar, S.Ag selaku penyuluh Agama Islam dari Kemenag Kota berharap agar kiranya nanti masyarakat umum untuk bisa merangkul mantan warga binan yang telah menyelesaikan masa hukumannya. Agar mereka bisa berbaur kembali ditengah-tengah lingkungan masyarakat dengan baik.

“Hilangkan stigma negatif terhadap mantan napi, agar mereka tidak kembali berbuat kesalahan dengan merangkul kembali para narapidana yang telah bebas,” ungkap Darmasari.

(Humas Lapasid)

Editor: Yustinus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini