"saya menjadi sangat energik karena kedatangan tamu spesial @attahalilintar," tulisnya dalam instagram, Selasa (14/12/2021).
Atta datang untuk berterima kasih karena dirinya mendapat treatment dengan sangat baik di @kanimjaksel saat mengurus paspor. "Saya bilang yang harusnya berterima kasih adalah kami di jajaran @kemenkumhamri karena memang adalah tugas kami melayani semua orang apapun status sosialnya," tuturnya.
Baca Juga : Sinergi dengan Disdukcapil, Kakanwil Kemenkumham DKI Jakarta Proaktif Selenggarakan Perekaman NIK WBP
Sebagai informasi kantor imigrasi memiliki layanan eazy passport, layanan pembuatan paspor sistem jemput bola berbasis kolektif. Sistem ini memungkinkan imigrasi mendatangi sekumpulan orang yang ingin membuat paspor bersama. Khusus untuk lansia akan dilakukan pembuatan paspor secara kolektif di lokasi-lokasi yang sudah ditentukan.
"Selain itu, saya sampaikan ke Atta bahwa kami di Kementrian Hukum dan HAM tak lagi bicara e-government tapi sudah dalam tahap revolusi digital. Pelayanan kami mayoritas berbasis teknologi, kami sudah mengurangi layanan tatap muka karena selain efisien juga mencegah moral hazard," tulis Yasonna.
Poin menarik lainnya, Atta bersedia berkolaborasi dengan Kemenkumham menyampaikan layanan publik lainnya. Misalnya merek, hak cipta, dan paten. "Content creator dan pelaku seni lain semacam Atta sangat perlu tahu topik ini karena kreativitasmu perlu dilindungi. Kekayaan intelektualmu adalah aset yang perlu dijaga," puji Yasonna.
https://youtu.be/th82JBPlJM4