Jakarta, NAWACITAPOST - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan dalam dua atau tiga tahun lagi mobil listrik akan bermunculan dari Indonesia.
Hal yang juga akan terjadi pada kendaraan roda dua atau motor. Pemerintah pun memberikan berbagai insentif agar produksi mobil listrik dan suku cadangnya bisa dilakukan di dalam negeri.
Ini merupakan buah strategi pemerintah menghentikan ekspor bahan mentah Nikel kemudian memanfaatkannya untuk diolah sendiri di dalam negeri.
Menurutnya, produksi mobil listrik akan menjadi keniscayaan karena pemerintah akan mengintegrasikan indudtri baja Krakatu Steel, indursti baterai lithium, dan industri otomotif.
Di antaranya dengan melarang ekspor nikel mentah dan mendorong investor atau Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendirikan industri pengolahan dalam negeri.
Jokowi menuturkan, dalam jangka panjang Indonesia harus menghasilkan produk dengan nilai tambah tinggi. Jangan hanya mengekspor bahan mentah seperti yang selama ini dilakukan.
Yaitu dengan proses hilirisasi, mengolah bahan mentah menjadi barang setengah jadi atau barang jadi yang punya nilai jual lebih tinggi dan memberi manfaat yang lebih lama. Menurut Jokowi, itu adalah prinsip ekonomi berkelanjutan.