NAWACITAPOST.COM - PT Puradelta Lestari Tbk dan anak perusahaannya, DMAS, yang merupakan pengembang kawasan industri terpadu modern Kota Deltamas, mencatatkan kinerja gemilang dengan pendapatan usaha sebesar Rp 1,2 triliun pada paruh pertama tahun 2024. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 24,4 persen dibandingkan dengan pendapatan usaha pada periode yang sama tahun sebelumnya, yang tercatat sebesar Rp 969 miliar.
Direktur dan Sekretaris Perusahaan DMAS, Tondy Suwanto, mengungkapkan bahwa segmen industri tetap menjadi penyumbang utama dengan kontribusi sebesar Rp 1,1 triliun atau sekitar 95 persen dari total pendapatan usaha di paruh pertama tahun ini. "Sektor data center masih menjadi pelanggan utama yang berkontribusi terhadap penjualan lahan industri," ujarnya.
Selain segmen industri, segmen hunian juga memberikan kontribusi sebesar Rp 26 miliar, segmen komersial sebesar Rp 22 miliar, segmen sewa sebesar Rp 8,3 miliar, dan segmen hotel sebesar Rp 8 miliar. Kinerja positif ini juga tercermin dalam peningkatan laba kotor Perseroan yang naik 26 persen dari Rp 667 miliar pada paruh pertama tahun 2023 menjadi Rp 841 miliar pada periode yang sama tahun ini. Marjin laba kotor tercatat sekitar 70 persen.
Pertumbuhan laba kotor ini diikuti oleh kenaikan laba usaha yang mencapai Rp 708,5 miliar pada paruh pertama 2024, naik 30 persen dibandingkan Rp 545,8 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Marjin laba usaha juga mengalami peningkatan menjadi 59 persen dari 56 persen pada paruh pertama tahun lalu.
Baca Juga: Selebgram Medan Tewas Usai Sedot Lemak, Kapolres Depok: Dokter A Tidak Memiliki Izin Praktik
Secara keseluruhan, Perseroan mencatatkan laba bersih sebesar Rp 803 miliar, naik 33,8 persen dari Rp 600 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Marjin laba bersih tercatat sebesar 67 persen.
Dari sisi fundamental, jumlah aset Perseroan per 30 Juni 2024 tercatat sebesar Rp 7,66 triliun, meningkat 14 persen dibandingkan dengan posisi per 31 Desember 2023 yang sebesar Rp 6,72 triliun. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh peningkatan kas dan setara kas yang per 30 Juni 2024 tercatat sebesar Rp 1,87 triliun, meningkat 82 persen dari posisi per 31 Desember 2023 yang sebesar Rp 1,03 triliun.
Di sisi lain, jumlah liabilitas Perseroan per 30 Juni 2024 tercatat sebesar Rp 973 miliar, sedikit lebih tinggi 16 persen dibandingkan posisi per 31 Desember 2023 yang sebesar Rp 838 miliar. Kenaikan liabilitas ini terutama disebabkan oleh meningkatnya liabilitas kontrak, pihak ketiga sebesar Rp 84 miliar.
Sementara itu, jumlah ekuitas bersih per 30 Juni 2024 meningkat sekitar 13,7 persen menjadi Rp 6,7 triliun dibandingkan posisi per 31 Desember 2023 yang sebesar Rp 5,9 triliun. Dengan posisi kas bersih yang sehat, PT Puradelta Lestari Tbk terus berupaya mengembangkan Kota Deltamas sebagai kawasan terpadu modern di timur Jakarta yang memadukan kawasan industri, komersial, dan hunian.
Artikel Terkait
Jadi Destinasi Wisata Belanja Terbaru di Bekasi, Begini Cara Menuju AEON Mall Deltamas
Pasar Properti Menggeliat, Ciputra Group Luncurkan Marketing Gallery Ciputra World Jakarta
Begawan Properti Ciputra: Janji Adalah Utang
Capaian Marketing Sales Deltamas Rp1,1 Triliun di Semester I 2024
Kisah Perjalanan Ciputra Membangun Kerajaan Properti Hanya dengan Modal Rp 10 Juta