NAWACITAPOST.COM - Lima model dari Rampak Sarinah mencuri perhatian di acara Fashion Show Parade Kebaya di GBK, Jakarta, Minggu (21/7/24) kemarin. Dengan gaya yang berbeda dari model lain, lima Sarinah ini berdandan ala petani, mengenakan kebaya lurik dari bahan sorjan sambil menenteng sayur dan buah di tempeh dan rinjing.
Penampilan mereka mencitrakan perempuan kelas bawah golongan pekerja, berbeda dari kebanyakan model yang mencitrakan kelas menengah atas. Ketua Institut Sarinah, Endang Yuliastuti, yang juga seorang guru SMPN 19 Jakarta tampil dengan sentuhan unik memakai sandal jepit sambil menggendong rinjing menggunakan selendang yang menambah keanggunan.
"Para Sarinah juga turut gembira dengan penetapan Hari Nasional Kebaya karena para perempuan pekerja pedesaanlah yang sebenarnya masih menggunakan kebaya dalam keseharian mereka," ujar Endang Yuliastuti, dalam keterangannya, Senin (22/7/2024).
Sementara itu, Ketua Rampak Sarinah, Rahayu Handonowati, menjelaskan bahwa kelompok mereka memanfaatkan kesempatan ini untuk kampanye pro lingkungan. Ia mengingatkan para ibu untuk proaktif menyelamatkan lingkungan.
Baca Juga: Pantau Progres Pembangunan Lapas, Menteri Yasonna Kunjungi Nusakambangan
"Ibu Bumi harus dijaga demi kelangsungan hidup umat manusia. Bumilah yang memberi kita makan, air, dan oksigen," jelas Rahayu.
Lucy Ratna Nazirwan, anggota Sarinah yang berprofesi sebagai konsultan, mengungkapkan hubungan khusus antara bumi dan perempuan. Menurutnya, jika bumi terluka, perempuan paling menderita.
"Jadi, perempuan harus memimpin upaya penyelamatan bumi. Perempuan berkebaya harus lebih berdaya untuk bisa memimpin upaya mulia tersebut," kata Lucy.
Sayangnya, para model Sarinah merasa kurang puas karena tidak berhasil menyampaikan kampanye stop kekerasan terhadap perempuan secara langsung. Pesan tersebut hanya disampaikan oleh MC satu kali tanpa penjelasan lebih lanjut, sehingga tidak maksimal.
Baca Juga: AKBP Asep Sujarwadi Pimpin Upacara Sertijab Pejabat Utama Polres Siak
Humas Institut Sarinah Dhini M menambahkan, Parade Kebaya di GBK diadakan untuk memperingati satu tahun penetapan Hari Nasional Kebaya yang ditetapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi), pada (24/7/23). Rampak Sarinah merupakan salah satu inisiator dari 11 komunitas yang memperjuangkan penetapan hari nasional tersebut.
Artikel Terkait
Pasar Jaya Diminta Revitalisasi Pasar Tanah Abang Seperti Sarinah
Pengawas Institut Sarinah Dikukuhkan Jadi Guru Besar FEB Unair: Prof. Dr. Muryani,Era.Ec.,M.Si.,MEMD
Terbentuk Dari Semburan Lumpur, Uniknya Wisata Pulau Sarinah di Sidoarjo Ciptakan Lanskap Hijau Yang Eksotis
Dinilai Lamban Sahkan RUU PPRT, Institut Sarinah Kecam Sikap DPR
Rampak Sarinah Peringati 26 Tahun Gerakan 98 di Tengah Erosi Demokrasi