Kamis, 4 Juni 2026

Rampak Sarinah Berkampanye Pro Lingkungan di Fashion Show Kebaya

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Senin, 22 Juli 2024 | 10:34 WIB
Parade Kebaya untuk memperingati satu tahun penetapan Hari Nasional Kebaya, diadakan, di GBK, Jakarta.    (Istimewa)
Parade Kebaya untuk memperingati satu tahun penetapan Hari Nasional Kebaya, diadakan, di GBK, Jakarta. (Istimewa)

NAWACITAPOST.COM - Lima model dari Rampak Sarinah mencuri perhatian di acara Fashion Show Parade Kebaya di GBK, Jakarta, Minggu (21/7/24) kemarin. Dengan gaya yang berbeda dari model lain, lima Sarinah ini berdandan ala petani, mengenakan kebaya lurik dari bahan sorjan sambil menenteng sayur dan buah di tempeh dan rinjing.

Penampilan mereka mencitrakan perempuan kelas bawah golongan pekerja, berbeda dari kebanyakan model yang mencitrakan kelas menengah atas. Ketua Institut Sarinah, Endang Yuliastuti, yang juga seorang guru SMPN 19 Jakarta tampil dengan sentuhan unik memakai sandal jepit sambil menggendong rinjing menggunakan selendang yang menambah keanggunan.

"Para Sarinah juga turut gembira dengan penetapan Hari Nasional Kebaya karena para perempuan pekerja pedesaanlah yang sebenarnya masih menggunakan kebaya dalam keseharian mereka," ujar Endang Yuliastuti, dalam keterangannya, Senin (22/7/2024).

Sementara itu, Ketua Rampak Sarinah, Rahayu Handonowati, menjelaskan bahwa kelompok mereka memanfaatkan kesempatan ini untuk kampanye pro lingkungan. Ia mengingatkan para ibu untuk proaktif menyelamatkan lingkungan.

Baca Juga: Pantau Progres Pembangunan Lapas, Menteri Yasonna Kunjungi Nusakambangan

"Ibu Bumi harus dijaga demi kelangsungan hidup umat manusia. Bumilah yang memberi kita makan, air, dan oksigen," jelas Rahayu.

Lucy Ratna Nazirwan, anggota Sarinah yang berprofesi sebagai konsultan, mengungkapkan hubungan khusus antara bumi dan perempuan. Menurutnya, jika bumi terluka, perempuan paling menderita.

"Jadi, perempuan harus memimpin upaya penyelamatan bumi. Perempuan berkebaya harus lebih berdaya untuk bisa memimpin upaya mulia tersebut," kata Lucy.

Sayangnya, para model Sarinah merasa kurang puas karena tidak berhasil menyampaikan kampanye stop kekerasan terhadap perempuan secara langsung. Pesan tersebut hanya disampaikan oleh MC satu kali tanpa penjelasan lebih lanjut, sehingga tidak maksimal.

Baca Juga: AKBP Asep Sujarwadi Pimpin Upacara Sertijab Pejabat Utama Polres Siak

Humas Institut Sarinah Dhini M menambahkan, Parade Kebaya di GBK diadakan untuk memperingati satu tahun penetapan Hari Nasional Kebaya yang ditetapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi), pada (24/7/23). Rampak Sarinah merupakan salah satu inisiator dari 11 komunitas yang memperjuangkan penetapan hari nasional tersebut.

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini