Kamis, 4 Juni 2026

Jelang Penyusunan RAPBD 2022, Jamil Berharap Masyarakat Miskin Jadi Prioritas Pembangunan

Photo Author
Ronaldy, Nawacita Post
- Minggu, 24 Oktober 2021 | 19:55 WIB
Sibolga, NAWACITAPOST.COM-Pembangunan untuk Tahun Anggaran (TA) 2021 akan segera berakhir, dan masa akhir tahun 2021 tentu merupakan periode bagi Pemda melaksanakan penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran (TA) 2022. Menyikapi kondisi ini, Wakil Ketua DPRD Kota Sibolga dari Partai Golkar Jamil Zeb Tumori berharap, dalam RAPBD Kota Sibolga TA 2022 yang akan disusun Pemko Sibolga, masyarakat miskin menjadi objek prioritas pembangunan, dalam penggunaan dana APBD.

Baca Juga : Budikdamber Menopang Hidup Difabel di Huta Tonga-Tonga Sibolga



"RAPBD 2022, merupakan RAPBD pertama bagi pasangan Wali Kota H Jamaluddin Pohan dan Pantas Maruba Lumbantobing (JP). Selaku Wakil Ketua DPRD Kota Sibolga, saya berharap program pembangunan yang akan disusun TA 2022, menjadikan masyarakat miskin sebagai objek prioritas pembangunan menuju Sibolga Sehat, Pintar, dan Makmur, sebagaimana visi pasangan JP," kata Jamil, Minggu (24/10/2021).

Masih kata Jamil, yang baru saja mendapatkan anugerah Pemuda Penggerak dalam ajang HIMNI Award, saat ini kondisi kantor-kantor instansi, dan juga pelayanan milik Pemko Sibolga yang melayani pelayanan publik bagi masyarakat miskin, sangat kurang baik.

"Kita harus berbenah untuk menyediakan pelayanan dan ruang tunggu yang nyaman, terutama bagi instansi yang mayoritas melayani masyarakat miskin. Misal Dinas Sosial. Jangankan ruang tunggu yang nyaman, letak ruang tunggu dimana saya gak tau, saat saya berkunjung kesana. Harus diciptakan cara pelayanan dan ruang tunggu yang seperti di kantor-kantor BUMN bagi masyarakat miskin. Bahkan apa yang salah kalau disana disediakan sekedar minuman/cemilan," ucap Jamil.

Jamil juga menambahkan, jangan hanya di ruang Sekda, di ruang Kepala Dinas, diberi ruangan dan pelayanan yang baik.

"Masyarakat miskin perlu juga menikmati ruangan dan pelayanan yang baik. Baik di Puskesmas, Rumah Sakit, Kantor Kelurahan, dan kantor lainnya yang melayani masyarakat miskin," ujarnya.

Jamil juga berharap Pemko Sibolga menganggarkan beasiswa untuk kuliah bagi masyarakat miskin, sebagaimana yang dilakukan Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani di Tapteng. Serta terobosan di daerah lain, yang menjadikan masyarakat miskin sebagai prioritas objek pembangunannya.

"Terakhir, saya hanya mengingatkan mana tau Pak Wali dan Pak Wakil terlupa. Selektiflah dalam penempatan (mutasi) pejabat. Karena yakinlah, hanya dengan menempatkan pejabat yang kompetenlah, visi misi JP dapat terwujud dalam masa tugas yang tidak sampai 5 tahun. Banyak saya melihat ASN Pemko Sibolga yang justru punya prestasi dan kompetensi luar biasa, belum dimanfaatkan menempati posisi-posisi strategis pada OPD vital," kata Jamil.

(Freddy AP)

 

Editor: Ronaldy

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini