Tidak hanya Inerie dan Ebulobo yang memiliki cerita romantis. Di Ende Lio, terdapat legenda cinta segitiga antara Gunung Ia, Gunung Meja, dan Gunung Wongge. Gunung Ia dikenal sebagai gunung perempuan, sementara Gunung Meja dan Gunung Wongge adalah dua gunung laki-laki yang naksir berat pada Gunung Ia.
Kisah cinta ini menambah warna pada legenda gunung-gunung di Flores. Hal ini menunjukkan bagaimana masyarakat lokal menghidupkan gunung-gunung tersebut melalui cerita-cerita yang menarik dan penuh emosi.
Legenda gunung dengan jenis kelamin dan pasangan ini menunjukkan betapa kaya dan beragamnya budaya serta kepercayaan masyarakat Flores. Gunung-gunung ini tidak hanya dianggap sebagai bagian dari alam, tetapi juga sebagai entitas yang hidup dengan cerita dan karakteristik yang unik, mencerminkan hubungan yang mendalam antara masyarakat dan lingkungannya.
Artikel Terkait
Gunung Lolomatua: Puncak Tertinggi di Pulau Nias, Ada "Bukit Doa Rajawali"
Sekjen KLHK Apresiasi Upaya Pemerintah Kabupaten Kuningan Melestarikan Gunung Ciremai
Plh. Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jabar Resmi Buka Program Rehabilitasi di Lapas Gunung Sindur
KKN A2 UWKS: Edukasi Budidaya Kambing dan Pentingnya Olahraga di Gunung Anyar
Pengmas UWKS di Gunung Anyar: Fokus pada Gizi Seimbang untuk Cegah Stunting dan Maloklusi