"Sangat kita sayangkan sikap Codrat Sinaga, terkait tudingan dan hinaan yang dialamatkan khusus suku Nias. Hinaan ini dari Codrat Sinaga jelas – jelas membangun suatu perpecahan antara suku lain dengan suku Nias, atas pernyataannya Codrat yang sedang viral di media sosial tentunya ini membuat suku Nias jadi Panas atas pernyataan Codrat Sinaga," ucap Sokhiaro Ketua DPC HIMNI Kabupaten Siak.
NAWACITA TV: WAWANCARA EXKLUSIF BERSAMA KAKANWIL JABAR GUNA MENSOSIALISASIKAN PELAYANAN PUBLIK
https://www.youtube.com/watch?v=59itdXV2AiA
"Dengan tegas ini Saya selaku Warga nias Asli menyampaikan klasifikasi kepada seluruh masyarakat Indonesia, bahwa pernyataan Codrat Sinaga tidak benar, tidak pernah keturunan dari suku Nias memperawanin menantunya," Tegas Sokhiaro.
“Sejak Dari nenek moyang kami, tidak pernah ada perilaku seperti apa yang telah ditudingkan oleh Codrat Sinaga melalui Vidio yang di Unggahnya di media sosial kami memang anak Nias selalu menghargai orang tua kami, dan siapapun yang ada di daerah Pulau Nias ini, mau suku batak, etnis china, suku padang dan suku lainnya,kami suku nias tetap mempunyai rasa hormat dan selalu sopan bagi siapapun," lanjut Sokhiaro.
"Atas sikap dan perilaku Codrat sinaga yang tidak terdidik, dan tidak bermoral tentunya ini akan menjadi suatu masalah yang serius bagi masyarakat Nias di seluruh Indonesia,"tambahnya.
Baca juga: Gebyar Akhir Tahun ! Nawacita TV Gelar Kontes Berhadiah Jutaan Rupiah
"hinaan seperti yang sudah di tudingkan oleh Codrat Sinaga ini tidak pernah hilang buat suku Nias,sepertinya, masyarakat Nias sangat direndahkan oleh suku luar, perlu hal seperti ini di selesaikan secara Nasional, agar tudingan itu tidak lagi lahir dari orang – orang yang membenci masyarakat Nias khususnya," Sesal Sokhairo.
"Ini saya lihat dari pernyataanya bahwa akibat tidak cocok dengan salah seorang masyarakat Nias, akhirnya suku Nias dihina,saya menyampaikan dengan Tegas jujur saja saya sampaikan,di hadapan Publik masyarakat Indonesia kami keturunan dari suku Nias tidak pernah menghina saudara kami dari suku Batak,dan Suku Apapun," tandasnya.
"Tentang kebudayaan dan adat Istiadat kami Suku Nias Masalah tari pedang dengan gaya adat istiadat atau budaya, memang itu gayanya,bukan dalam arti, akibat dengan tarian perang tersebut, maka kami dinilai orang-orang jahat," Tegasnya.
Simak berita lainnya di Tiktok NAWACITA
"saya mengharapkan meminta Tokoh Agama,Tokoh Masyarakat Nias,Tokoh pemuda dan Masyarakat Nias yang ada di indonesia,agar lebih serius untuk menanggapi pernyatan manusia yang tidak terdidik itu,Mengharapkan Agar pihak kepolisian dan Mabes polri keberadaan Codrat Sinaga di tangkap dan di adili sampai di meja hijau," Ungkapnya.
(Sokhiaro Halawa)