Jumat, 5 Juni 2026

Perkuat Iman dan Taqwa, WBP Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan Kanwil Kumham Sumut Rutin Belajar Tahsin Al-Quran

Photo Author
Yustinus, Nawacita Post
- Selasa, 25 Juni 2024 | 17:40 WIB
WBP Lapas Padangsidimpuan Saat Belajar Tahsin Al-Quran
WBP Lapas Padangsidimpuan Saat Belajar Tahsin Al-Quran

NAWACITAPOST.COM - Berada di balik penjara tidak membuat warga binaan di Lapas Padangsidimpuan berdiam diri. Mereka terus mengasah ilmu keagamaan dalam hal mengaji. Mulai pukul 09.00 WIB, mereka sudah disibukkan dengan berbagai macam kegiatan yang sudah terjadwal dalam satu minggu. Salah satu satunya adalah kegiatan tahsin Al-Quran yang dilaksanakan di Masjid Al-Ikhlas Lapas Padangsidimpuan, Selasa (25/06/24).


Kegiatan ini termasuk ke dalam kategori pembinaan kepribadian, yang terdapat di Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan. Leading sektor dari kegiatan ini adalah Seksi Pembinaan Anak Didik (Binadik). Salah satu warga binaan yang tidak mau disebut namanya menjelaskan, “Saya sangat bersyukur, karena bisa belajar ilmu agama khususnya Tahsin Al-Quran di Lapas Padangsidimpuan ini. Sebelumnya, sewaktu di luar saya belum pernah belajar Tahsin, saya berharap bisa belajar Tahsin Al-Qur’an dengan baik dan benar serta ingin lebih mendekatkan diri pada Allah SWT,” ujarnya.

Kepala Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan melalui Kepala Seksi Pembinaan Anak Didik (Kasi Binadik), Efrida Sri Mulyana, menuturkan kegiatan Tahsin Alquran ini, diadakan setiap Hari Selasa pagi digelar setelah pelaksanaan Shalat Dhuha bersama.

Baca Juga: Pimpin Apel Pagi, Kalapas Kelas III Gunungtua Kanwil Kumham Sumut Berikan Arahan Kepada Petugas

Tujuannya, selain untuk bekal agama, para warga binaan juga diberikan program khusus pendidikan Tahsin Al-Quran, agar setelah mereka bebas mereka bisa menyempurnakan bacaan Al-Quran dengan baik.

Tahsin Al-Qur'an adalah langkah penting dalam perjalanan spiritual setiap Muslim. Merupakan sebuah proses memperbaiki cara membaca Al-Qur'an dengan lebih baik, sesuai dengan tajwid dan makhrojnya, kajian ini menjadi wadah bagi para pencari ilmu yang ingin meningkatkan hubungan mereka dengan Kitabullah.

Selain itu, pihak Lapas Padangsidimpuan juga mendatangkan guru agama dari luar Lapas, atas rekomendasi dari Kementerian Agama Kota Padangsidimpuan.

Baca Juga: SesKemenKopUKM Sampaikan 6 Fokus Pengembangan Koperasi, UMKM, dan Kewirausahaan Tahun 2025-2029

Darmasari Siregar, S.Ag selaku penyuluh Agama Islam dari Kemenag Kota berharap, agar kiranya nanti masyarakat umum untuk bisa merangkul mantan warga binan yang telah menyelesaikan masa hukumannya. Agar mereka bisa berbaur kembali ditengah-tengah lingkungan masyarakat dengan baik.

“Hilangkan stigma negatif terhadap mantan napi, agar mereka tidak kembali berbuat kesalahan dengan merangkul kembali para narapidana yang telah bebas,” ungkap Darmasari.

(Humas Lapasid)

Editor: Yustinus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini