Kamis, 4 Juni 2026

Diawali Doa Lintas Agama, Pemerintah Kota Blitar Gelar Kenduri Haul Bung Karno ke-54

Photo Author
Daud Gaspersz, Nawacita Post
- Kamis, 20 Juni 2024 | 23:41 WIB
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) menggelar acara Kenduri Haul Bung Karno di Baseban Pelataran Makam Bung Karno
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) menggelar acara Kenduri Haul Bung Karno di Baseban Pelataran Makam Bung Karno

Nawacitapost.com - Dalam rangka memperingati Haul ke-54 wafatnya Presiden Pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) menggelar acara Kenduri Haul Bung Karno di Baseban Pelataran Makam Bung Karno pada Kamis (20/6/2024).

Acara ini diawali dengan doa lintas agama yang diikuti oleh tokoh agama dari enam agama, yaitu Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu. Doa lintas agama ini merupakan wujud penghormatan dan rasa cinta terhadap Bung Karno yang dikenal sebagai pemimpin yang pluralis dan menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi.

Walikota Blitar, Santoso, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya Kenduri Haul Bung Karno dengan istimewa. Beliau pun menyambut baik kehadiran Muhammad Putra Sukarno Al Haddad, cucu Bung Karno, yang memberikan kado istimewa berupa lukisan Bung Karno setinggi 2 meter dan lebar 1,5 meter. Lukisan yang terbuat dari jarum pentul ini nantinya akan dipajang di area Makam Bung Karno agar dapat dilihat oleh masyarakat yang berziarah.

Lebih lanjut, Santoso menjelaskan bahwa tahun ini pelaksanaan selamatan atau kenduri Haul Bung Karno dibedakan dari kegiatan Hari Lahir Pancasila. "Biasanya kita jadikan satu, tapi tahun ini kita pisahkan. Haul Bung Karno kita laksanakan hari ini, sedangkan Hari Lahir Pancasila 1 Juni kemarin," terang dia.

Prosesi Pemotongan Tumpeng

Walikota Blitar ini berharap nilai-nilai luhur yang diajarkan Bung Karno, terutama menjaga kesatuan dan persatuan serta kegotongroyongan, dapat diterapkan oleh seluruh bangsa Indonesia. "Lebih-lebih ini mendekati tahun politik dalam pelaksanaan Pilkada tanggal 27 November 2024," imbuhnya.

Menutup sambutannya, Santoso mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kondusifitas wilayah, kedamaian, kebersamaan, dan kegotongroyongan. "Mari kita jaga kondusifitas wilayah, kedamaian, kebersamaan, dan kegotongroyongan sehingga semuanya bisa berjalan dengan baik, sejalan dengan apa yang diajarkan oleh Bung Karno dalam rangka menjaga persatuan dan kesatuan negara dan bangsa Indonesia," pungkasnya.

Penulis: Frins Maurins

Editor: Daud Gaspersz

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini