"Jika tak ada halangan, sesuai komitmen dengan sejumlah pihak, hingga akhir tahun nanti, pemerintah sudah mendatangkan sekitar 370 juta dosis," kata Jokowi melalui akun facebooknya dikutip Sabtu (21/8/2021).
Jokowi menjelaskan bahwa, Pemerintah juga masih berusaha untuk mendapatkan tambahan pasokan vaksin lagi sampai mencapai total 430 juta dosis. Jumlah vaksin sebanyak itu kita upayakan untuk melakukan vaksinasi bagi lebih dari 200 juta rakyat sampai akhir tahun ini, dua dosis untuk setiap orang.
"Indonesia akan terus bekerja keras, melalui semua jalur, untuk memastikan keamanan pasokan vaksin bagi Indonesia," tegas Jokowi.
Untuk diketahui, Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri terus berusaha memastikan keamanan pasokan vaksin bagi Indonesia dengan segala meskanisme yang tersedia. Pada Kamis, 19 Agustus 2021, pemerintah kembali mendatangkan 450 ribu dosis vaksin AstraZeneca yang tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, menggunakan pesawat KLM dengan nomor penerbangan KL-0837.
“Malam ini kita menerima 450 ribu dosis vaksin AstraZeneca yang merupakan dose sharing dari pemerintah Belanda. Kedatangan vaksin AstraZeneca adalah pengiriman tahap pertama dari komitmen pemerintah Belanda untuk memberikan dukungan 3 juta dosis vaksin bagi Indonesia melalui mekanisme kerja sama bilateral dose sharing mechanism,” ujar Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam keterangannya secara virtual.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri telah melakukan pembicaraan mengenai dukungan vaksin dari pemerintah Belanda dengan Menteri Luar Negeri Belanda, Sigrid Kaag dan Perdana Menteri Belanda, Mark Rutte di Denhaag, 1 Juli 2021. Retno berterima kasih kepada pemerintah Belanda atas dukungan vaksin ini.
“Untuk itu, atas nama pemerintah Indonesia saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada pemerintah Belanda atas dukungan dose sharing vaksin yang diberikan serta kerja sama yang lebih erat ke depannya,” ucap Retno.
Retno menuturkan, Kementerian Luar Negeri dan diplomasi Indonesia akan terus bekerja keras untuk memastikan keamanan pasokan vaksin bagi Indonesia dari semua jalur dan menyuarakan kesetaraan vaksin bagi semua negara.
“Bekerja untuk memastikan keamanan pasokan vaksin bagi Indonesia dari semua jalur dengan segala mekanisme yang tersedia, dan diplomasi Indonesia juga akan terus bekerja antara lain untuk menyuarakan agar kesetaraan vaksin bagi semua negara dapat terwujud,” tuturnya.
Di samping itu, Retno menyebutkan bahwa pemerintah juga telah melakukan pembelian 1.560.780 dosis vaksin Pfizer yang telah tiba di Indonesia pada Kamis siang, 19 Agustus 2021. Kemudian, sebanyak 567.500 dosis vaksin AstraZeneca dan 5 juta vaksin Sinovac juga akan diterima pada Jumat, 20 Agustus 2021.
“Pemerintah akan terus meningkatkan ikhtiar guna menjamin pasokan vaksin untuk kebutuhan rakyat Indonesia. Sekali lagi, mari kita dukung program vaksinasi agar kita bersama dapat keluar dari pandemi ini,” tandasnya.
Sementara itu, Duta Besar Belanda untuk Indonesia Lambert Grijns mengapresiasi langkah pemerintah Indonesia dalam menyuarakan kesetaraan akses vaksin bagi semua negara.
“Seperti Indonesia, Belanda juga sangat mengedepankan akses yang setara untuk mendapatkan vaksin bagi semua orang di dunia. Saya jadi mengapresiasi peran aktif dari Indonesia dalam mekanisme global Covax tersebut,” ujarnya.