Senin, 13 Juli 2026

Upaya Berdampingan dengan Covid-19 Lapas Sukabumi Laksanakan Vaksin Dosis 2

Photo Author
Emrick Laoly, Nawacita Post
- Kamis, 19 Agustus 2021 | 14:33 WIB
Sukabumi, NAWACITAPOST.COM - Petugas dan Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Nyomplong, Kota Sukabumi, mendapatkan Vaksin Covid-19 berjenis sinovac Dosis 2. Pada kesempatan, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Ka Lapas) Kelas IIB Sukabumi Christo Victor Nixon Toar mendapingin langsung dilokasi, Kamis (19/08/21).

Baca Juga :Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, Menyerahkan SK Remisi 276 Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Sukabumi


Ka Lapas mengatakan, "seluruh petugas dan 453 warga binaan hari ini akan mendapatkan vaksin Covid-19 berjenis Sinovac Dosis 2 seperti yang pernah di sampaikan oleh bapak Presiden Jokowi bahwa kita harus dapat berdampingan dengan Covid-19. Vaksin yang dilaksanakan hari ini upaya kami Lapas Sukabumi untuk meminimalisir penyebarannya dan meningkatkan imun bagi WBP untuk dapat berdampingan dengan Virus Covid-19” ucap Christo.



Christo menambahkan "pelaksanaan Vaksinasi ini merupakan lanjutan dari Vaksin yang telah dilaksanakan pada tanggal 22 Juli 2021 lalu, telaksananya kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Lapas Sukabumi dengan Polres dan Pemkot Sukabumi", tambahnya.

Petugas Vaksinator yang di tejunkan dalam pelaksanaan vaksinasi ini berasal dari Petugas Lapas Sukabumi sebagai Verifikator, Tim Poliklinik Lapas Sukabumi, Dinas Kesehatan dan Puskesmas Pabuaran sebagai vaksinator.

Baca Juga : Melaksanakan Kumham Peduli, Kumham Berbagi oleh Jajaran Kanwil Jabar Christo Victor Nixon Toar Ikut membagikan paket

Warga binaan berinisial AJ yang berusia 26 tahun ini menyampaikan terimakasih atas pemberian vaksin pada dirinya. "Saya mewakili seluruh warga binaan yang lain mengucapkan terimakasih kepada Pak Christo selaku Kalapas, Pa Kapolres dan Pa Walikota yang telah memberikan vaksin dan pelayanan kesehatan yang sangat baik kepada kami, semoga Lapas Sukabumi dapat terhindar dari Virus Covid-19", ucapnya setelah melaksanakan suntik vaksin.

Editor: Emrick Laoly

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini