Ketua DPC HIMNI Kabupaten Siak Sokhiaro Halawa, menyampaikan kunjungan tersebut untuk informasi dari Ketua Yayasan Fajar amanah bahwa salah satu warga asal Pulau Nias Sumatra Utara yang memiliki kekurangan fisik telah diantar di tempat yayasan yang ia pimpin.
Sokhiaro langsung turun memastikan warga Nias yang baru diantar dari dinas sosial yang di pimpin oleh kepala seksi rehabilitas sosial tuna dan perdagang orang Dwi Amriawatiy Liada, SH.
Pada Hari senin (09/08), Bena Waruwu yang diamankan oleh Sat Pol PP Siak saat melakukan razia protokol kesehatan Covid 19 dibawah jembatan Siak,
"Saat di bawa di kantor dinas sosial Kabupaten Siak Bena Waruwu ditanya keluarganya, namun Bena tidak tau sama sekali dimana keluarganya. Pihak dinas sosial langsung mengatarnya ke Yayasan Fajar Amanah /SLB Fajar Amanah yang dipimpin oleh ketua Muhammad Bakri, dimana Yayasan Fajar Amanah berada di Kecamatan Tualang yang memiliki tempat untuk berbagai kekurangan fisik orang-orang untuk dibina menjadi baik," kata Sokhiaro.
"Namun hanya 2 hari, Bena kabur dari yayasan tersebut dan sampai saat ini sedang dilakukan pencarian. Jika warga menemukan atau melihat ciri-ciri orang tersebut segera diantar ke yayasan atau menghubungin pihak-pihak terkait agar Bena dibina dan tidak terlantar sebelum beliau sadar dan mengingat keluarganya," lanjutnya.
-
Lanjut SH memberikan apresiasi kepada ketua Yayasan Fajar Amanah dan tenaga pengajar yang telah mengabadikan dirinya di lembaga ini dan begitu juga guru-guru SLB ini sangat luar biasa.
"kesabarannya mengajar anak-anak yang berkebutuhan khusus dari tidak tahu apa-apa menjadi anak yang mempunyai kemampuan yang luar biasa. Kami memberi penghargaan setinggi-tingginya kepada ketua yayasan Muhammad Bakri yang juga kekurangan fisik beberapa tahun yang lalu mengalami kecelakaan kerja di tempat kerja kaki kirinya harus diamputasi serta guru-guru di sini," ungkap Sokhiaro.
Dalam kesempatan itu juga, Ketua HIMNI berkeliling dan melihat tempat yayasa Fajar Amanah bahwa masih banyak kekurangan dan membutuhkan perhatian pemerintah Siak. Donatur dan warga sekitar agar sedikit memberikan dukungan doa dan bantuan apapun yang bisa membantu kekurangan di yayasan tersebut.
Muhammad Bakri menyambut baik kunjungan Ketua HIMNI Siak ada puluhan anak berkebutuhan khusus bersekolah di sini yang dibantu oleh beberapa guru honorer.
"Hambatan para anak berkebutuhan khusus ini seperti mengalami hambatan pada penglihatan, bicara, hambatan intelektual hingga ganguan fisik. Metode pembelajarannya 75 persen berupa keterampilan," Ucap Bakri.
Di tempat ini berbagai Penjabat Kabupaten dan provinsi serta masyarakat lainya berkunjung sebagai bentuk kepedulian, seperti selaku pejabat Wakil Bupati Siak saat berkujung ke yayasan Fajar amanah dan kepala Kejaksaan Siak berkujung dan memberikan bantuan berupa uang tunai 10 juta untukĀ pembangunan tempat-tempat ruangan.
(Sokhiaro Halawa)