Jakarta, NAWACITAPOST - Kepala Rutan (Karutan) Kelas I Makassar Sulistyadi bersama Paramedis Rutan Ahmad Rifai ikuti Pelatihan Pedoman Pencegahan dan Penanganan Covid-19 yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan secara daring, Senin (26/07/2021).
Tujuan Kegiatan ini agar UPT Pemasyarakatan dapat mencegah dan menangani kasus COVID-19 bagi Tahanan, Narapidana sesuai Pedoman Pencegahan dan Penanganan Covid-19.
Kepala Subdirektorat Perawatan Khusus dan Rehabilitasi, dr. Hetti Widiastuti dalam kesempatan ini, menekankan untuk terus beradaptasi dengan pola kebiasaan baru ditengah pandemi Covid-19.
"Jangan lengah terus galakkan protokol kesehatan. Mulai dari penerimaan tahanan baru, tamu instansi, pegawai hingga kepada warga binaan di blok hunian," Ujarnya kepada seluruh peserta zoom.
Tidak hanya itu, tak lupa dr. Hetti kembali mengingatkan untuk mempedomani penanganan bagi petugas maupun warga binaan jika terindikasi terpapar Covid-19.
"Lakukan sesuai SOP penangan Covid, mulai dari isolasi hingga penanganan medis yang dibutuhkan," jelas dr. Hetti.
Sementara itu, usai mengikuti kegiatan Karutan Makassar menyebut bahwa WBP telah di bagikan vitamin, masker, dan diberikan penyuluhan terkait pencegahan covid-19.
Disamping itu, lanjut Sulistyadi untuk menjaga imunitas warga binaan, juga rutin diadakan kegiatan berjemur dan senam pagi secara bergiliran di seluruh blok hunian.
Terbaru, Rutan Makassar juga telah melakukan vaksinasi tahap I bagi 362 orang warga binaan yang dalam pelaksanaannya bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Makassar.
"Untuk vaksin selanjutnya di bulan Agustus bekerjasama dengan kodim Makassar. Dari hasil pendataan di blok hunian, sudah ada sekitar 600 warga binaan yang telah melengkapi persyaratan. Targetnya seluruh warga binaan bisa dan siap untuk melakukan vaksinasi," jelas Sulistyadi.
Kakanwil kemenkumham sulsel Harun Sulianto mengatakan bahwa pihaknya melalui divisi pemasyarakatan selalu memonitor dan mengevaluasi penerapan prokes Covid 19 di Lapas/Rutan. Terutama terkait ketersiaan alat cuci tangan, alat cek suhu tubuh, penggunaan masker oleh petugas dan WBP, pencegahan kerumunan, pembagian vitamin , mengawasi kualitas makanan WBP, pemeriksaan kesehatan WBP dan proses penitipan barang / makanan oleh keluarga WBP.
”Dengan penerapan prokes yang ketat diharapkan dapat cegah covid 19 di lapas /Rutan," Kata kakanwil Harun.
(Kornelius Wau)
Editor: Reski kurnia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Terkini
Jumat, 17 Juli 2026 | 19:01 WIB
Jumat, 17 Juli 2026 | 16:57 WIB
Jumat, 17 Juli 2026 | 16:57 WIB
Jumat, 17 Juli 2026 | 11:18 WIB
Selasa, 14 Juli 2026 | 15:58 WIB
Senin, 13 Juli 2026 | 21:39 WIB
Kamis, 9 Juli 2026 | 18:39 WIB
Kamis, 9 Juli 2026 | 12:34 WIB
Rabu, 8 Juli 2026 | 00:09 WIB
Selasa, 7 Juli 2026 | 13:20 WIB
Senin, 6 Juli 2026 | 18:56 WIB
Senin, 6 Juli 2026 | 14:32 WIB
Minggu, 5 Juli 2026 | 14:57 WIB
Sabtu, 4 Juli 2026 | 18:16 WIB
Jumat, 3 Juli 2026 | 15:11 WIB
Jumat, 3 Juli 2026 | 15:09 WIB
Kamis, 2 Juli 2026 | 13:35 WIB
Kamis, 2 Juli 2026 | 11:03 WIB
Rabu, 1 Juli 2026 | 19:01 WIB
Rabu, 1 Juli 2026 | 14:59 WIB