Sabtu, 13 Juni 2026

Darmono Usul Kebijakan Lahan Gratis untuk Investor di IKN

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Kamis, 6 Juni 2024 | 12:00 WIB
Chairman PT Jababeka Tbk, Setyono Djuandi Darmono, menerima plakat dari Ketua Umum Pengusaha Bela Bangsa (PBB), Trisya Suherman.  (Istimewa)
Chairman PT Jababeka Tbk, Setyono Djuandi Darmono, menerima plakat dari Ketua Umum Pengusaha Bela Bangsa (PBB), Trisya Suherman. (Istimewa)

NAWACITAPOST.COM - Setyono Djuandi Darmono, pendiri dan chairman PT Jababeka Tbk, telah memainkan peran penting dalam pembangunan kawasan industri terbesar di Asia Tenggara sejak 1989. Jababeka, yang berlokasi di Cikarang, Bekasi, kini menjadi ikon pertumbuhan industri di Indonesia, berkat visi dan upaya keras Darmono.

Sebagai presiden komisaris atau chairman KIJA, Darmono terus memberikan kontribusi signifikan bagi perkembangan ekonomi negara. Ia mengusulkan ide inovatif kepada pemerintah untuk mempertimbangkan pemberian fasilitas lahan gratis kepada investor dalam jangka waktu tertentu di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Menurutnya, salah satu hambatan terbesar bagi investor adalah tingginya biaya investasi awal, terutama untuk pembelian lahan. "Dengan menggratiskan penggunaan lahan, pemerintah dapat mendorong lebih banyak investor untuk membangun industri, perkantoran, atau gedung lainnya," ujarnya dalam Forum Group Discussion (FGD) Pengusaha Bela Bangsa, di Jakarta, dikutip Kamis (6/6/2024).

Darmono memberikan contoh konkret, jika investor diberikan lahan gratis dan membangun infrastruktur, dalam 30 tahun mereka bisa mengembalikan investasi dalam bentuk bangunan yang bernilai kepada negara. Namun, perlu dicatat bahwa tanah tersebut merupakan milik negara dan dapat dipertimbangkan menjadi HGB dalam batas waktu yang ditentukan. Setelah periode tersebut, lahan tersebut dapat disewakan kembali, dengan opsi perpanjangan sewa.

Baca Juga: Manfaatkan Peluang Emas Iklan Gratis di Portal Media Nawacita Indonesia, Ini Cara Pendaftarannya!

Darmono menekankan bahwa selain insentif lahan gratis, kepastian hukum adalah faktor krusial bagi para investor. Keputusan pemerintah harus konsisten dan tidak berubah-ubah agar investor merasa aman dan nyaman dalam berinvestasi.

Infrastruktur yang memadai juga merupakan pertimbangan utama. Investor membutuhkan akses yang mudah ke bandara, pelabuhan, jalan tol, sumber air bersih, dan jaringan telekomunikasi yang andal. Menurutnya, kawasan industri yang terhubung dengan baik ke pelabuhan laut dan bandara, menjadi daya tarik utama bagi investor.

Pengalaman Darmono dalam mendirikan Jababeka memberikan pelajaran berharga. Pada masa awal pembangunan Jababeka, ketersediaan infrastruktur dasar seperti Pelabuhan Tanjung Priok dan Bandara Soekarno-Hatta memainkan peran penting dalam menarik investor.

Darmono juga mencermati ketersediaan infrastruktur kelistrikan yang handal dan efisien. Pemerintah dan PLN dapat berkolaborasi untuk mengembangkan jaringan listrik yang dapat memenuhi kebutuhan penduduk dan operasional pemerintahan. Dalam hal ini, pemerintah dapat membangun pembangkit listrik skala besar yang efisien dan ramah lingkungan.

Baca Juga: Trisya Suherman Berharap Kabinet Prabowo Diisi Tokoh Mumpuni

Infrastruktur telekomunikasi yang baik dan akses jalan yang memadai juga menjadi faktor penentu kesuksesan kawasan industri tersebut. Oleh karena itu, Darmono menyarankan agar pemerintah segera menghadirkan infrastruktur yang diperlukan di kawasan industri baru untuk menarik lebih banyak investor.

 

 

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini