Kamis, 4 Juni 2026

Selalu Dipercaya Jokowi, Apa Kata Politikus Tentang Luhut?

Photo Author
- Kamis, 1 Juli 2021 | 09:45 WIB

Jakarta, NAWACITAPOST - Menko Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan dipercaya Presiden Joko Widodo untuk menjadi komando dari kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat yang rencananya akan diterapkan di Pulau Jawa-Bali.


Sebelumnya, Luhut juga pernah dipercaya Jokowi memegang komando penanganan Covid-19 pada September tahun lalu. Luhut memegang komando penanganan Covid-19 di delapan provinsi. Kala itu, Jokowi memerintahkan Luhut dan mantan Kepala Satgas Covid-19 Doni Monardo.


Anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo mengatakan, dipercayanya Luhut diberbagai kesempatan karena Luhut sudah teruji soal kepemimpinan, baik soal pemerintahan, baik dari militer, baik koordinasi dengan para pangdam, koordinasi dengan kepolisian.


"Kita ingat bersama waktu itu Pak Presiden juga memberikan penugasan untuk Pak Luhut berkoordinasi dengan para pangdam dan juga dengan kapolda. Ternyata juga cukup bagus, cukup berhasil. Artinya waktu itu bisa dikendalikan untuk paparan yang dari naik bisa diturunkan," ujarnya.


Di sisi lain, Saleh Dulay punya pandangan sendiri. Ketua Fraksi PAN itu menilai Jokowi kembali ditunjuk karena melihat ketegasan Luhut. Saleh mengatakan dirinya pribadi tidak meragukan Luhut. Sebab, menurutnya, ada para ahli yang mendampingi Luhut.


"Saya tidak meragukan Pak Luhut. Pak Luhut tentu akan didampingi para ahli. Semuanya akan membantu Pak Luhut agar program ini berhasil. Lagi pula, presiden pasti telah memiliki pertimbangan sendiri," ucapnya.


Untuk diketahui, Luhut pernah menjadi Komandan pertama dalam Pasukan Khusus dari Komando Pasukan Khusus Satuan Gultor 81 Kopassus. Ia saat itu menjadi “best of the best of the best”. Wakilnya saat itu adalah Prabowo Subianto.

Editor: Tiara Islami

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini