NAWACITAPOST.COM - Kementerian Agama Kota Blitar bersama Pemerintah Kota Blitar melaksanakan Pelepasan Pemberangkatan Calon Jamaah Haji (CJH) Kloter 55 Tahun 2024 dari Kota Blitar sebanyak 174 CJH. Acara ini bertempat di Balai Kusumo Wicitro pada Rabu (22/05/2024).
Pelepasan Pemberangkatan 174 CJH Kloter 55 dilakukan oleh Wali Kota Blitar Santoso dan dihadiri oleh, Plt Kepala Kementerian Agama Kota Blitar, Wakil Ketua DPRD Kota Blitar, Kapolres Blitar Kota. Dandim 0808/Blitar, Ketua MUI Kota Blitar, Forkopimda
Plt Kepala Kementerian Agama Kota Blitar, Drs. Baharudin MPd, menyampaikan bahwa jumlah CJH tahun 1445 H/2024 M adalah 174 orang. Dengan perincian, Laki-laki: 76 orang, Perempuan: 98 orang, Lansia: 24 orang, Penyandang Disabilitas: 24 orang, Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU): 11 orang.
CJH termuda tahun 2024 adalah Mahdiya Nirwasita yang berusia 19 tahun. Sedangkan CJH tertua adalah Sutiyah dan Samsijah yang sama-sama berusia 90 tahun.
Para CJH Kota Blitar Kloter 55 akan diberangkatkan pada hari Jumat (24/5/2024) dari halaman Pemerintah Kota Blitar dan langsung menuju Asrama Haji Sukolilo. "Pada hari Sabtu (25/5/2024) malam, CJH Kloter 55 Kota Blitar akan berangkat ke Jeddah dan tiba pada Minggu pagi tanggal (26/5/2024)," jelas Baharudin.
Walikota Blitar Santoso berpesan kepada CJH asal Kota Blitar yang akan berangkat ke tanah suci untuk selalu menjaga kesehatan. Beliau mengingatkan bahwa cuaca di tanah suci cukup panas, hingga mencapai 40 derajat Celsius.
"Masing-masing CJH harus bisa menjaga tubuhnya tetap prima sehingga dapat menjalankan semua ibadah dengan lancar dan sehat," pesan Santoso.
Penulis : Frins Maurins
Artikel Terkait
Bupati Karawang Aep Kembali Raih Opini WTP BPK RI 9 Kali
Melalui Program Si Jumbo dan Jamilah, Sekda Jabar: Langkah Wujudkan Jabar Sehat Sejahtera
Pemprov Banten Tindak Lanjut Pandangan Fraksi DPRD Banten Terkait Raperda Pertanggungjawaban APBD TA 2023
Gelar Launching Si Jumbo dan Jamilah, Dedi Supandi Berharap Anak Muda Jadi Penggerak
DPRD Kota Blitar Berikan 3 Solusi untuk Relokasi Pedagang Pasar Tumpah Templek