Kamis, 4 Juni 2026

Awas! DBD Sudah Renggut 641 Nyawa, Kasus Terbanyak di Provinsi Ini

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Selasa, 21 Mei 2024 | 15:25 WIB
Ilustrasi nyamuk penyebab DBD. (X)
Ilustrasi nyamuk penyebab DBD. (X)

NAWACITAPOST.COM - Dalam beberapa waktu terakhir, peningkatan kasus demam berdarah dengue (DBD) menjadi sorotan serius di Indonesia. Menurut Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Budi Gunadi Sadikin, pada minggu ke-18 tahun 2024, Indonesia telah mencatat 91.269 kasus DBD, dengan 641 pasien di antaranya meninggal dunia.

Peningkatan ini terutama disebabkan oleh perubahan iklim. Menkes menyebut bahwa kasus DBD di Indonesia masih terbilang kecil dibandingkan dengan negara lain seperti Brasil.

"Kita relatif rendah dibandingkan negara-negara lain, seperti Brasil," kata Budi, Selasa (21/5/2024).

Budi menyampaikan, terjadi peningkatan signifikan kasus DBD pada tahun ini. Dibandingkan periode yang sama, pada tahun 2022 dan 2023, kasus DBD pada tahun ini lebih tinggi.

Baca Juga: Jakarta Selatan Alami Lonjakan Kasus DBD, Masyarakat Diminta Waspada

"Kalau kita bandingin 18 minggu 2023 dan 18 minggu 2024, 2024 sudah lebih tinggi daripada 2023. Dibandingkan 2022 memang lebih tinggi sedikit, tapi kalau dilihat ini bukannya yang paling tinggi," imbuhnya lagi.

Sebaran Kasus DBD di Indonesia

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Jawa Barat menempati urutan pertama kasus DBD terbanyak di Indonesia, yakni mencapai 23.454. Kemudian disusul Jawa Timur (9.150 kasus) dan Banten (5.877 kasus). Kasus paling rendah dari 34 provinsi, yakni Maluku sebanyak 121 kasus.

Berikut sebaran kasus DBD di berbagai provinsi di Indonesia:

  1. Jawa Barat: 23.454 kasus
  2. Jawa Timur: 9.150 kasus
  3. Banten: 5.877 kasus
  4. Jawa Tengah: 5.556 kasus
  5. DKI Jakarta: 5.278 kasus
  6. Bali: 4.125 kasus
  7. Sulawesi Utara: 3.740 kasus
  8. Kalimantan Timur: 3.471 kasus
  9. Lampung: 3.221 kasus
  10. Sumatera Selatan: 3.141 kasus
  11. Kalimantan Selatan: 2.764 kasus
  12. Sulawesi Selatan: 2.329 kasus
  13. Kalimantan Tengah: 2.309 kasus
  14. Sulawesi Utara: 2.149 kasus
  15. Kalimantan Barat: 1.483 kasus
  16. NTT: 1.473 kasus
  17. Sumatera Utara: 1.273 kasus
  18. NTB: 1.193 kasus
  19. Bengkulu: 1.186 kasus
  20. DI Yogyakarta: 907 kasus
  21. Sulawesi Tengah: 877 kasus
  22. Bangka Belitung: 819 kasus
  23. Jambi: 776 kasus
  24. Gorontalo: 677 kasus
  25. Sulawesi Barat: 638 kasus
  26. Sumatera Barat: 626 kasus
  27. Papua Tengah: 594 kasus
  28. Aceh: 564 kasus
  29. Riau: 506 kasus
  30. Kalimantan Utara: 376 kasus
  31. Kepulauan Riau: 249 kasus
  32. Maluku Utara: 236 kasus
  33. Papua: 131 kasus
  34. Maluku: 121 kasus

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini