Kamis, 4 Juni 2026

Diskusi Pabrik Indarung Menuju Warisan Unesco Hangat

Photo Author
Putri Kartika Zebua, Nawacita Post
- Kamis, 16 Mei 2024 | 13:33 WIB
Agustin membuka diskusi (Putri kartika zebua)
Agustin membuka diskusi (Putri kartika zebua)

PADANG - Mendorong tata kelola yang baik. Diskusi panel dua tentang tata kelola Pabrik Semen Indarung l menuju warisan budaya dunia UNESCO, Kamis (16/5/2024) di Truntum Hotel Padang.

Diskusi Panel diikuti dari Dinas Pariwisata Padang, perwakilan Pabrik Semen Padang, Lurah, Forum Nagari Luki, Forum Nagari Indarung, Baringin, LPM Indarung, LPM Baringin, LPM Batu gadang.

Agustina Rochyanti (Programer Indonesiana/Jakarta) mengangkat tema: Model Kebijakan, Kecairan Tindakan, dan Pelemasan Admnistrasi dalam Mendorong Tata Kelola Pabrik Indarung I.

Baca Juga: Makna Strategis NU Dalam Pilihan Kepala Daerah

Agustina membuka diskusi bicara menumbuhkan kepercayaan dalam tata kelola baik pada pabrik Indarung yang telah menjadi cagar budaya, baik kebersihan, keamanan dan rasa kepemilikan.

Diketahui sebelumnya pernah terjadi pencurian besi besi tua dari pabrik tersebut.

Kawasan Semen Indarung sudah ditetapkan sebagai kawasan cagar budaya nasional melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia nomor 54/M/2023.

Agustina memantik peserta diskusi untuk kesadaran kolektif atau bersama, bagaimana bisa menghasilkan rekomendasi bersama dan ter-arsikan.

Diskusi berjalan cair dan hangat serta saling tanya jawab dari para peserta mengenai tata kelola Indarung l yang sudah yang memang menjadi objek vital sekaligus cagar budaya dan sulit di akses masyarakat.

Yasmina Zulkarnaen menyoroti beberapa perbandingan heritage atau locus bersejarah dunia yang terjaga dan terawat dengan baik bahkan menjadi destinasi bagi masyarakat dunia.

"Banyak kondisi heritage di dunia yang sebelumnya mirip mirip dengan Pabrik Indarung," ujarnya.

Yasmina menyoroti banyak hal tentang perbandingan- perbandingan heritage yang menjadi komersial terakses dan terawat dibandingkan dengan Indarung l.

Diskusi berjalan cair dan hangat serta saling tanya jawab dari para peserta mengenai tata kelola Indarung l yang sudah yang memang menjadi objek vital sekaligus cagar budaya dan sulit di akses masyarakat. (**)

Editor: Putri Kartika Zebua

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini