Kamis, 4 Juni 2026

Bangga! Erick Thohir : Progres Ekonomi dan Keuangan Syariah Indonesia Diakui Dunia

Photo Author
Agus Irawan, Nawacita Post
- Rabu, 17 Maret 2021 | 11:55 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST – Pemerintah menginformasikan bahwa sistem ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia terus mengalami pertumbuhan yang positif. Bahkan, ekonomi dan keuangan syariah Indonesia mendapat apresiasi besar dari dunia internasional.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, sepanjang tahun 2020 Indonesa telah diakui sebagai salah satu negara dengan progress terbaik di bidang ekonomi dan keuangan syariah.

Hal itu didasarkan pada penghargaan yang diberikan oleh Islamic Financial Development Report pada tahun lalu. Dimana Indonesia mendapat renking kedua dari negara-negara muslim lainnya.

“Perkembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia mendapatkan banyak apresiasi dunia internasional. Sepanjang tahun 2020 Indonesia telah diakui sebagai salah satu negara dengan progress terbaik di bidang ekonomi dan keuangan syariah,” kata Erick di Jakarta, Rabu 17/3).

Erick menyebutkan, Global Islamic Indicator 2020-2021 mencatat Indonesia berada pada rangking keempat secara global untuk sektor ekonomi syariah yang dipresentasikan oleh pengeluaran konsumen yang mencakup enam sektor rill ekonomi yaitu, keuangan, makanan, fesyen, kosmetik dan farmasi, perjalanan, dan media massa.

“Di dalam negeri, jasa keuangan syariah terus tumbuh. Tak hanya itu, Erick menilai tetap positif di tengah pandemi Covid-19.”Sektor jasa keuangan syariah mampu tumbuh cukup pesat,” kata Erick.

Sementara itu, pada 2020, pertumbuhan aset bank syariah meningkat sebesar 20.9 persen,kemudian untuk bank konvesional sebesar 7,7 persen. Di sisi Dana Pihak Ketiga (DPK) ,perbankan syariah juga berhasil meningkat 11,49 persen unggul tipis dibandingkan pertumbuhan DPK perbankan konvensional sebesar 22,49 persen.

 

Editor: Agus Irawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini