Minggu, 19 Juli 2026

Kronologi Erupsi Gunung Ruang, Evakuasi, Potensi Tsunami, dan Penutupan Bandara

Photo Author
Ade Nawacita, Nawacita Post
- Kamis, 18 April 2024 | 14:30 WIB
Kajian PVMBG: 944 Kali Gempa Gunung Ruang Dicatat dalam Sehari  (Foto: Humas)
Kajian PVMBG: 944 Kali Gempa Gunung Ruang Dicatat dalam Sehari (Foto: Humas)

NAWACITAPOST.COM - Gunung Ruang di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, telah mengalami serangkaian letusan dalam beberapa hari terakhir, meningkatkan kewaspadaan dan menimbulkan tindakan darurat bagi warga di sekitarnya.

  1. Status Awas Gunung Ruang: Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menaikkan status Gunung Ruang dari level III atau Siaga menjadi level IV atau Awas pada Rabu (17/4) pukul 21.00 Wita. Area yang harus dihindari warga adalah radius enam kilometer dari puncak gunung.

  2. Aktivitas Kegempaan: PVMBG mencatat bahwa Gunung Ruang mengalami aktivitas kegempaan yang signifikan, terutama pada tanggal 17 April. Terdapat 944 kali kegempaan dalam sehari, dengan rincian 564 kali gempa vulkanik dangkal, 373 kali gempa vulkanik dalam, dan beberapa jenis gempa lainnya.

  3. Tiga Kali Letusan Besar: Letusan terakhir terjadi pada pukul 21.15 WITA dengan tinggi kolom abu mencapai 3.000 meter. Letusan sebelumnya tercatat pada 16 April pukul 21.45 WITA dan 17 April pukul 01.08 WITA, dengan tinggi kolom abu masing-masing mencapai 2.000 meter dan 2.500 meter.

  4. Evakuasi Warga: Sebanyak 828 warga sekitar telah dievakuasi ke Pulau Tagulandang untuk sementara waktu. Evakuasi dilakukan sesuai dengan perhitungan jarak aman sejauh 7 kilometer dari Gunung Ruang. Empat kapal, termasuk satu Kapal Perang RI (KRI) dan kapal milik Basarnas, dikerahkan untuk membantu proses evakuasi.

  5. Potensi Tsunami 25 Meter: PVMBG mengingatkan tentang potensi tsunami akibat erupsi Gunung Ruang yang bisa mencapai ketinggian 25 meter. Masyarakat yang bermukim di pantai barat Pulau Tagulandang diungsikan ke pantai timur untuk menghindari risiko tersebut.

  6. Penutupan Bandara: Bandara Sam Ratulangi Manado ditutup sementara karena abu vulkanik hasil erupsi. PT Angkasa Pura I (AP I) selaku pengelola bandara mengumumkan penutupan sementara melalui Notice to Airmen (Notam) hingga pukul 10.00 WITA hari ini.

Dengan kondisi tersebut, otoritas setempat terus berkoordinasi dan mengambil langkah-langkah pencegahan untuk melindungi warga dan meminimalkan dampak bencana yang mungkin terjadi akibat aktivitas Gunung Ruang yang semakin meningkat.

Editor: Ade Nawacita

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini