Senin, 25 Mei 2026

Kajian PVMBG: 944 Kali Gempa Gunung Ruang Dicatat dalam Sehari

Photo Author
Vanessa, Nawacita Post
- Kamis, 18 April 2024 | 10:48 WIB
Kajian PVMBG: 944 Kali Gempa Gunung Ruang Dicatat dalam Sehari  (Foto: Humas)
Kajian PVMBG: 944 Kali Gempa Gunung Ruang Dicatat dalam Sehari (Foto: Humas)

NAWACITAPOST.COM - Gunung Ruang, salah satu gunung yang berada di Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara, telah dinyatakan dalam status awas karena aktivitas erupsi yang meningkat.

Berdasarkan laporan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Gunung Ruang mencatatkan sebanyak 944 kali aktivitas kegempaan dalam sehari, dengan mayoritas gempa vulkanik dangkal.

"Asap kawah utama berwarna putih dan kelabu dengan intensitas tebal tinggi sekitar 1.000-1.800 meter dari puncak," kata petugas Pos Pengamatan Gunung Ruang, Julius Rampolii, dilansir Antara, Kamis (18/4/2024).

Pada periode tanggal 17 April 2024, Gunung Ruang tercatat mengalami tiga kali gempa letusan atau erupsi dengan amplitudo berkisar antara 50-55 milimeter dan durasi gempa mencapai 300-840 detik.

Selain itu, PVMBG juga mencatat sejumlah aktivitas kegempaan lainnya, termasuk 564 kali gempa vulkanik dangkal, 373 kali gempa vulkanik dalam, serta beberapa kali gempa tektonik lokal dan tremor menerus.

Baca Juga: Gunung Ruang Naik Level Aktivitas, Masyarakat Waspada

Hendra Gunawan, Kepala PVMBG, menyampaikan bahwa dua kampung yang berada di Pulau Ruang, yaitu Kampung Limpatehe dan Pumpente, telah dievakuasi untuk menghindari bahaya erupsi dan awan panas.

Meskipun demikian, ada satu kampung yang hanya memiliki beberapa rumah saja karena sebagian besar penduduk memilih untuk tinggal di Pulau Taguladang yang berjarak sekitar 10 kilometer dari Pulau Ruang.

Pengumuman kenaikan status Gunung Ruang dari Level III (Siaga) menjadi Level IV (Awas) disampaikan oleh PVMBG menyusul serangkaian erupsi eksplosif dan awan panas yang muncul. Hal ini mengharuskan peringatan tsunami dikeluarkan, memaksa penduduk di kawasan pesisir untuk menjauh dari pantai.

Masyarakat yang tinggal di pantai barat Pulau Tagulandang telah dievakuasi ke pantai timur untuk menghindari ancaman tsunami dan awan panas akibat erupsi Gunung Ruang.

 
 
 
 

Editor: Vanessa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini