Kamis, 4 Juni 2026

Iran Memperingatkan AS untuk Tidak Ikut Campur dalam Konflik dengan Israel

Photo Author
Ade Nawacita, Nawacita Post
- Selasa, 16 April 2024 | 10:09 WIB
Iran serang Israel (Foto: dok)
Iran serang Israel (Foto: dok)

NAWACITAPOST.COM - Tensi antara Iran dan Israel semakin memanas setelah serangan drone Israel di Konsulat Iran di Damaskus, yang menyebabkan beberapa Jenderal Tertinggi Iran tewas.

Sebagai tanggapan, Iran melancarkan serangan gabungan menggunakan puluhan rudal balistik dan ratusan pesawat tak berawak, memicu peringatan serangan udara di seluruh Israel pada hari Minggu (14/4/2024) pagi.

Penduduk setempat melaporkan beberapa ledakan terdengar di sejumlah wilayah Israel sebagai respons terhadap serangan Iran.

Israel telah berada dalam kondisi siaga tinggi dalam beberapa hari terakhir menyusul ancaman dari Iran untuk membalas pembunuhan 7 perwira Iran di gedung konsulat Iran di Damaskus, Suriah pada awal April yang menurut Iran dilakukan oleh Israel.

Korps Garda Revolusi Islam Iran telah mengonfirmasi peluncuran puluhan rudal dan pesawat tak berawak ke Israel, berhasil mencapai target yang dituju.

Baca Juga: Dampak Serangan Iran ke Israel, Jokowi Segera Gelar Rapat Kabinet

Tindakan ini dipandang sebagai bentuk balasan dan hukuman atas serangan terhadap Kedutaan Besar Iran di Suriah yang baru-baru ini dilakukan oleh Israel.

Iran menegaskan bahwa serangan tersebut didasarkan pada Pasal 51 Piagam PBB, sambil menekankan tekadnya untuk mempertahankan kedaulatan, integritas teritorial, dan kepentingan nasionalnya.

Pada saat yang sama, Letnan Jenderal Herzi Halevi, kepala militer Israel, mengumpulkan para Pemimpin Militer Israel di kantor pemerintah di Tel Aviv, tempat berdirinya Lembaga Keamanan Israel, untuk merespons serangan Iran.

Juru bicara militer Israel menyatakan bahwa Iran telah meluncurkan sejumlah pesawat tak berawak, rudal jelajah, dan rudal balistik, sebagian besar berhasil dicegat di luar perbatasan Israel.

Dalam konteks ini, Iran juga memberikan peringatan kepada Amerika Serikat untuk tidak ikut campur dalam konflik regional antara Iran dan Israel.

Baca Juga: Pimpin Apel Pagi Perdana Pasca Cuti Bersama Idul Fitri, Kakanwil Liberti Kembali Ajak Pegawai Bekerja Dengan Tata Nilai PASTI

Hal ini menunjukkan bahwa konflik tersebut memiliki potensi untuk melibatkan lebih banyak aktor, meningkatkan kompleksitas dan risiko eskalasi di Timur Tengah.

Editor: Ade Nawacita

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini