Minggu, 19 Juli 2026

Partisipasi Pemilih Pemilu 2024 Lebih dari 81 Persen

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Selasa, 26 Maret 2024 | 08:16 WIB
WBP memasukkan kertas suara dalam kotak suara
WBP memasukkan kertas suara dalam kotak suara

NAWACITAPOST.COM - Partisipasi pemilih dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mencapai angka yang mengesankan, melampaui 81 persen. Hal ini disampaikan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi II DPR pada Senin, 25 Maret 2024.

Ketua KPU, Hasyim Asy'ari, menyampaikan bahwa partisipasi pemilih pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mencapai angka 81,78 persen. Dalam paparannya, Hasyim juga mengungkapkan bahwa perolehan suara nasional untuk pemilu presiden mencapai 164.227.475 suara sah.

"Perolehan suara nasional untuk pemilu presiden yaitu 164.227.475 suara sah," ujar Hasyim.

Selain itu, pembahasan juga mencakup Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024, di mana partisipasi pemilihnya tak jauh berbeda dari pilpres, yakni mencapai 81,42 persen untuk pemilih DPR. "Perolehan suara sah nasional partai politik peserta pemilu anggota DPR adalah 151.796.631 suara," kata Hasyim.

Baca Juga: Realisasi Anggaran Pemilu 2024 Capai Rp 23,1 Triliun

Peningkatan signifikan dalam partisipasi pemilih ini merupakan prestasi yang patut diapresiasi, terutama mengingat kondisi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung.

Sebelumnya, Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia juga mengklaim bahwa partisipasi pemilih dalam Pemilu 2024 mencapai angka tertinggi. Ia membandingkannya dengan partisipasi pemilih pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 yang juga tinggi meski dilakukan di tengah pandemi Covid-19.

"Dalam Pilkada serentak 2020 di masa Covid waktu itu, partisipasi pemilih mencapai 83 sekian persen. Sekarang Alhamdulillah kita juga sudah sampai 80 persen lebih," ujar Doli dalam rapat tersebut.

Baca Juga: KPU Laporkan 181 Anggota KPPS Meninggal Dunia

Partisipasi pemilih yang tinggi ini menunjukkan kesadaran politik dan kewajiban demokratis masyarakat Indonesia. Hal ini juga menunjukkan bahwa meskipun dihadapkan pada tantangan yang berat, seperti pandemi Covid-19, masyarakat tetap antusias untuk menggunakan hak suaranya dalam menentukan masa depan bangsa melalui pemilu.

 

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini