Kamis, 4 Juni 2026

PGI Menyikapi Video Viral Penyiksaan di Tanah Papua: Mengutuk Kekerasan dan Menegakkan HAM

Photo Author
Ade Nawacita, Nawacita Post
- Senin, 25 Maret 2024 | 15:00 WIB
PGI  (PGI )
PGI (PGI )

NAWACITAPOST.COM - Beredarnya video penyiksaan terhadap warga sipil di Tanah Papua yang diduga dilakukan oleh aparat TNI telah mengundang reaksi keras dari masyarakat dan kelompok pemerhati Hak Asasi Manusia (HAM).

Perbuatan penyiksaan ini tidak hanya menciptakan kemarahan, tetapi juga memperpanjang siklus kekerasan yang berakibat pada meningkatnya jumlah korban di wilayah konflik Papua.

Menyikapi peristiwa ini, Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) menyampaikan sikap tegas sebagai berikut:

Baca Juga: Mau Relaksasi Badan Setelah Berpuasa? Nikmati Indahnya Kawah Cibuni Renggannis Bandung, Cocok Untuk Jadi Wisata Libur lebaran

Hormati Martabat Manusia: PGI mengecam keras tindakan penyiksaan terhadap warga sipil di Papua. Manusia adalah citra Allah yang harus dihormati dan dimuliakan, oleh karena itu, kami menyampaikan belasungkawa kepada korban dan keluarganya.

Kami juga mendorong mitra ekumenis kami untuk membantu dalam pemulihan trauma korban dan keluarga, serta masyarakat yang terdampak di Papua.

 

Pelanggaran Konvensi Internasional: Tindakan penyiksaan ini merupakan pelanggaran terhadap Konvensi Menentang Penyiksaan dan Perlakuan atau Hukuman Lain yang Kejam, Tidak Manusiawi, dan Merendahkan Martabat Manusia yang telah diratifikasi oleh Indonesia.

Oleh karena itu, penting bagi kita semua untuk bersatu dalam solidaritas menentang penyiksaan dan melindungi HAM di Papua.

Baca Juga: Destinasi Wisata Sibajag Green Canyon Temanggung, Nikmati Libur Lebaran Idul Fitri dengan Pesona Alam hingga Spot Foto Instagramable

 

Tuntutan Investigasi dan Keadilan: Kami mendesak dilakukannya investigasi menyeluruh untuk mengungkap pelanggaran HAM yang terjadi, menegakkan akuntabilitas, mencegah impunitas, serta memberikan keadilan kepada korban.

Selain itu, kami menekankan perlunya memperkuat mekanisme pengawasan independen dan penegakan hukum yang transparan untuk mencegah terjadinya kekerasan serupa di masa mendatang.

PGI berharap peristiwa keji ini tidak melumpuhkan semangat kita untuk terus bekerja sama menuju penghentian kekerasan di Tanah Papua dan mewujudkan perdamaian yang utuh dan menyeluruh di wilayah tersebut. (****)

Editor: Ade Nawacita

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini